berita

Guys, Benarkah Covid - 19 Hanya Jadi Penyakit Flu Biasa Setelah WHO Cabut Status Pandemi

Sabtu, 6 Mei 2023 | 17:47 WIB
Guys, Benarkah Covid - 19 Hanya Jadi Penyakit Flu Biasa Setelah WHO Cabut Status Pandemi (Pixabay)

KEPUTUSAN organisasi kesehatan dunia WHO yang telah cabut status pandemi Covid - 19 disambut euforia dari seluruh negara, termasuk Indonesia.

WHO tidak lagi melihat Covid - 19 sebagai virus yang berbahaya. Tentunya ada banyak faktor yang mendasari keputusan cabut status ini.

Pemerintah Indonesia pun telah merespon, dan menyambut baik. Dengan cabut status pandemi terhadap Covid - 19, pemerintah menyatakan siap untuk menghadapi masa transisi.

Apa yang kita harapkan setelah WHO secara resmi mencabut status pandemi Covid - 19.

Baca Juga: WHO Umumkan Covid - 19 Berakhir, Kemenkes Cemaskan Lansia dan Pasien Komorbid

Apakah kita berharap Covid - 19 hilang? Bagaimana dengan mereka yang kini tengah dirawat karena terkonfirmasi Covid - 19? Mungkinkah orang tua kita aman? 

Bagaimana dengan rekan-rekan kita yang punya penyakit bawaan yang membahayakan diri mereka?

Kita harus sadar, yang dicabut WHO adalah status kedaruratannya. Itu berarti dunia saat ini sudah tidak lagi dihadapkan pada darurat Covid - 19, meski dulu virus ini dikenal sangat mematikan.

"Yang dicabut adalah status kedaruratannya, status darurat artinya apa? Artinya Covid - 19 tidak menjadi darurat lagi gitu, lho. Jadi sudah menjadi penyakit biasa," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, Sabtu 6 Mei 2023.

Lantas bukan berarti virus ini sirna. Covid - 19 itu masih ada, bahkan mungkin sangat dekat dengan lingkungan tempat tinggal kita.

Namun demikian, tingkat kedaruratan dari serangan virus ini sudah tidak lagi sebahaya dulu. Dengan kata lain, Covid - 19 sama seperti dengan penyakit influenza biasa.

“Statusnya jadi penyakit biasa seperti influenza, TBC, dan sebagainya,” ungkapnya. 

Hal lain yang jangan sampai terlewat, yakni tingkat mutasi virus ini yang sangat cepat, yang suatu saat sangat mungkin bisa lebih berbahaya dari apa yang telah terjadi.

Oleh sebab itu, kita sebagai masyarakat diminta untuk tidak lengah dan harus tetap waspada. 

Halaman:

Tags

Terkini