RIAUMAKMUR.COM — Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkapkan ada hal penting yang harus diperhatikan jika Tol Pekanbaru - Padang nantinya beroperasi.
Pemprov Sumbar dan Pemprov Riau harus memperkuat menjalin kerja sama lebih erat untuk kepentingan di masa yang akan datang setelah hadirnya tol Pekanbaru-padang.
Terlebih, pergerakan arus keluar - masuk orang dari Riau dan Sumbar akan semakin meningkat setelah nantinya tol Pekanbaru-padang beroperasi.
Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi saat jamuan makan malam kepada Gubernur Riau Syamsuar dan rombongan di kediamannya, di Kota Padang, Minggu malam 18 Juni 2023.
Mahyeldi menekankan, bahwa sinergi dan kolaborasi Pemprov Riau dan Sumbar ke depan akan sangat menentukan daya ungkit perekonomian masyarakat kedua provinsi tersebut.
“Kalau tol Pekanbaru - Padang sudah jadi, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar 4 - 5 jam. Nanti kan makin mudah orang ke Sumbar dan sebaliknya ke Riau," ucapnya.
Dia menyebut, jika tol Pekanbaru - Riau sudah efektif beroperasi, maka akan ada banyak investasi baru yang akan masuk, sehingga diharapkan dampaknya betul-betul dirasakan oleh masyarakat.
“Multiplier effect bagi kemajuan masyarakat akan sangat luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengajuk bahwa selama ini Riau juga sangat bergantung dengan Provinsi Sumatera Barat terutama untuk mencari suplai kebutuhan pangan. “Beras khususnya,” sebut Syamsuar dalam kesempatan itu.
Sejauh ini, kata Syamsuar, sektor pariwisata di Sumbar masih menjadi primadona bagi masyarakat Riau.
Syamsuar menyebut, sebagian besar perekonomian masyarakat Riau saat ini bergantung pada perkebunan kelapa sawit.
Kondisi ini sedikit banyak tentu juga akan mempengaruhi turun naik perekonomian masyarakat Sumbar terutama di sektor pariwisata.
“Jika ekonomi masyarakat Riau baik, maka tentu akan banyak orang Riau yang melakukan perjalanan wisata ke Sumbar. Jadi orang Riau juga banyak memberikan kontribusi untuk ekonomi Sumbar," ucap Syamsuar.***