RIAUMAKMUR.COM --- Vladimir Putin telah merencanakan untuk mengambil alih bisnis tentara bayaran Wagner kepunyaan Yevgeny Prigozhin.
Bisnis tentara bayaran ini akan diambil alih oleh Putin setelah adanya kudeta ke kepada Kementerian Pertahanan Rusia pekan lalu.
Tempat yang menjadi markas tentara bayaran Wagner di St. Petersburg juga sudah digeledah oleh agen dari Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB).
Agen ini diperintahkan untuk mengumpulkan bukti sebanyak-banyaknya yang mana bukti itu akan memberatkan Prigozhin.
Dilaporkan, bahwa perusahaan itu diyakini menjadi bagian penting dari organisasi yang memompa jutaan pesan pro-Kremlin ke internet dan diklaim menyebabkan kekacauan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2016.
"Kemungkinan pemilik baru Patriot Media adalah National Media Group," ujar salah satu pesan teks kepada Wall Street Journal dimuat Senin (3/7/2023).
"Diketuai oleh Alina Kabaeva, pesenam ritme ... diyakini pemerintah AS sebagai ibu dari setidaknya tiga anak Putin," tambahnya.
Diketahui Wagner membantu Kremlin mengumpulkan pengaruh internasional dan pendapatan. Semuanya dikelola oleh perusahaan induk utama Prigozhin, Concord.
Wagner juga merupakan salah satu pendukung Rusia yang menonjol dalam perang Moskow untuk menguasai Ukraina Timur. Bahkan Wagner menjadi kekuatan ketika merebut wilayah Bakhmut.
Namun Wagner melancarkan pemberontakan gagal pekan lalu. Prigozhin pun diasingkan ke negera sekutu Rusia, Belarusia.***