berita

Ini Kata Sekdaprov Riau Soal Pembebasan Lahan Simpang Empat Panam

Senin, 7 Agustus 2023 | 13:09 WIB
Ini Kata Sekdaprov Riau Soal Pembebasan Lahan Simpang Empat Panam

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU — Rencana pembangunan fly over di Simpang Empat Panam hingga kini masih berlanjut.

Fly over di Simpang Empat Panam sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah kemacetan di kawasan itu, terlebih jika nantinya Tol  Riau - Sumbar beroperasi.

Fly over Simpang Empat Panam rencananya akan dibangun oleh pusat melalui APBN, namun untuk pembebasan lahannya menjadi tanggung jawab Pemprov Riau lewat APBD.

Pemprov Riau hingga kini masih mengupayakan agar harga tanah di Simpang Empat Panam, sesuai dengan harga kesepakatan.

Sekdaprov Riau SF Hariyanto menegaskan dirinya telah memerintahkan Dinas PUPR PKPP Riau untuk segera menggelar rapat, membahas masalah ganti rugi lahan di kawasan itu.

“Saya sudah minta ke PUPR untuk segera dirapatkan lagi mengenai masalah ganti rugi pembebasan lahannya untuk simpang empat panam. Sebisa mungkin harganya sesuai kesepakatan lah,” kata Sekda saat ditemui di Kantor Gubernur Riau, Senin, 7 Agustus 2023.

Simpang empat panam rencananya akan dibangun fly over untuk mengatasi masalah kemacetan di kawasan itu—yang diprediksi semakin meningkat jika jalan tol Sumbar-Riau beroperasi.

Dari informasi yang diterima, warga yang tanahnya masuk dalam area pembebasan lahan untuk pelebaran jalan menetapkan harga tinggi, meskipun sejauh ini belum ada kesepakatan harga.

Sekdaprov Riau menyebut, untuk pembangunan fisik fly over akan dibnagun oleh pemerintah pusat melalui APBN, sedangkan untuk pembebasan lahannya adalah tanggung jawab Pemprov Riau menggunakan APBD

Namun, demikian SF Hariyanto memastikan sejauh ini tak ada kendala yang dihadapi dalam penyusunan tahapan pembebasan lahan di Simpang Empat Panam. Namun demikian, kata dia, Pemprov Riau melalui PUPR masih harus melakukan rapat lanjutan.

“Yang pasti rencana pembangunan dan pembebasan lahan itu akan tetap dilanjutkan dan pembangunan akan dimulai di tahun depan (2024). Kita kan sama sama tahu bahwa simpang itu macet, makanya pembangunan fly over hari dilakukan. Sampai saat ini memang belum ada kesepakatan Harga,” sambungnya.***

Tags

Terkini