Berkat kekompakan warga yang langsung ikut bergotong royong, biaya operasional bisa ditekan seminimalisir mungkin.
- Baca Juga: HUT ke-78 RI, Ini Harapan Gubri Syamsuar
"Initinya karena semangat kebersamaan. Kalau kami hitung total kalau semua bahan kalau harus membeli mungkin habis lima juta rupiah. Tapi karena kreatifitas, kekompakan kami cuma mengeluarkan uang tak lebih dari satu juta rupiah saja," papar Suhadi.
Berikutnya, lomba hias kampung merah putih ini akan berlanjut pekan depan mengikuti penilaian antar perumahan atau antar RT se Desa Kualu. Perumahan Taman Ridwan berstatus juara bertahan. ***