RIAUMAKMUR.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,12% ke level 7.350 pada minggu lalu Jumat, 5 Januari 2023.
Pekan ini pasar diprediksi akan dipengaruhi oleh inflasi AS yang diprediksi turun tipis ke 3% dengan inflasi inti tetap di level 4% dan potensi berlanjutnya aksi beli asing di IHSG.
Community Lead IPOT, Angga Septianus menjelaskan ada beberapa saham yang patut dipantau para trader pada pekan ini.
Adapun saham yang patut dipantau pada pekan ini yakni Buy BRIS (Support: 1.850, Resistance: 2.050), Buy ACES (Support: 730, Resistance: 800) dan Buy on Breakout IMAS (Support: 1.650, Resistance: 1.820).
Lebih lanjut, Community Lead IPOT, Angga Septianus, Selasa (9/1/2024) menjelaskan pergerakan IHSG pada minggu lalu terpengaruh 4 sentimen yakni PMI Indonesia, inflasi Indonesia, tarif bea masuk impor batubara China dan aksi beli asing.
Ia menjelaskan PMI Indonesia naik menjadi 52,2 pada Desember 2023. Angka ini naik tipis dibandingkan dengan capaian November 2023 yang berada pada level 51,7.
“PMI Indonesia masih berada dalam fase ekspansif selama 28 bulan terakhir. S&P Global menjelaskan peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan produksi dan peningkatan jumlah tenaga kerja,” tandasnya.
Selanjutnya terkait inflasi Indonesia tercatat sebesar 2,61% yoy dan 0,41 mom dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 116, 56. Tingkat inflasi Desember 2023 lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan bulan yang sama tahun lalu. Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar di Desember 2023 secara yoy adalah makanan, minuman dan tembakau dengan adil inflasi sebesar 1,60%.
Sementara itu terkait penerapan tarif bea masuk impor batubara China, terang Angga, China mengambil kebijakan untuk kembali mengenakan tarif bea masuk atau pungutan impor batubara dari Rusia, Mongolia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Januari 2024.
Di sisi lain, pemberlakuan bea impor batubara dipastikan tidak berpengaruh bagi Indonesia karena adanya ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA).
ACFTA tersebut berlaku sejak 2015. Selain itu batubara Indonesia pada porsi total impor China juga mengalami peningkatan. Kualitas Batubara Rusia umumnya di kalori tinggi berbeda dengan Batubara dari Indonesia yang umumnya kualitas kalori menengah dan rendah.
Artikel Terkait
Gubri Syamsuar dan Bank Indonesia Luncurkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Desa Pambang Baru
Ini Kata Kepala BI Riau Soal Aksi Pengendalian Inflasi Pangan di Daerah
Jaga Inflasi Pangan, TPID Riau akan Lanjutkan Program GNPIP di 43 Titik hingga Akhir 2023
Kabar Baik, Riau Masuk Provinsi dengan Inflasi Terendah 1,96 Persen
Diseminasi LPP Riau 2023, Kepala BI Optimis Perekonomian Riau Terus Tumbuh, Inflasi Terkendali
BPS: Beras Jadi Penyebab Inflasi di Riau pada Oktober 2023
Sentimen Inflasi AS, Neraca Dagang dan Rebalancing Indeks di Prediksi Pengaruhi Pergerakan Sejumlah Saham
Inflasi Riau Diperkirakan Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun 2023
Cabai Merah dan Beras Sumbang Inflasi di Riau pada November 2023
OPD Rohil Diminta Berkolaborasi Untuk Pengendalian Inflasi