Pasar Saham Pekan Ini Diprediksi Dipengaruhi Inflasi AS

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Selasa, 9 Januari 2024 | 16:24 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa bergerak ke level 7.700 pada tahun depan. Kinerja pasar saham Indonesia diprediksi masih bersinar di tahun 2024
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa bergerak ke level 7.700 pada tahun depan. Kinerja pasar saham Indonesia diprediksi masih bersinar di tahun 2024

RIAUMAKMUR.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,12% ke level 7.350 pada minggu lalu Jumat, 5 Januari 2023.

Pekan ini pasar diprediksi akan dipengaruhi oleh inflasi AS yang diprediksi turun tipis ke 3% dengan inflasi inti tetap di level 4% dan potensi berlanjutnya aksi beli asing di IHSG.

Community Lead IPOT, Angga Septianus menjelaskan ada beberapa saham yang patut dipantau para trader pada pekan ini.

Baca Juga: Meski Persiapan Singkat, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Sambut Prabowo Subianto, Marwan Yohanis: Karena Sikap Kenegarawanan Beliau Semakin Terlihat

Adapun saham yang patut dipantau pada pekan ini yakni Buy BRIS (Support: 1.850, Resistance: 2.050), Buy ACES (Support: 730, Resistance: 800) dan Buy on Breakout IMAS (Support: 1.650, Resistance: 1.820).

Lebih lanjut, Community Lead IPOT, Angga Septianus, Selasa (9/1/2024) menjelaskan pergerakan IHSG pada minggu lalu terpengaruh 4 sentimen yakni PMI Indonesia, inflasi Indonesia, tarif bea masuk impor batubara China dan aksi beli asing.

Baca Juga: Banyak Lagu Girl Grup, Knetz Soroti Lagu Penyanyi Pria yang Berhasil Masuk Chart Tahunan MelOn 2023! Idol HYBE dan BTS Mendominasi

Ia menjelaskan PMI Indonesia naik menjadi 52,2 pada Desember 2023. Angka ini naik tipis dibandingkan dengan capaian November 2023 yang berada pada level 51,7.

“PMI Indonesia masih berada dalam fase ekspansif selama 28 bulan terakhir. S&P Global menjelaskan peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan produksi dan peningkatan jumlah tenaga kerja,” tandasnya.

Baca Juga: Didepan Tiga Ketua DPD Golkar Riau Pada Masanya, Prabowo Subianto Puji Partai Golkar dan Koalisi Indonesia Maju

Selanjutnya terkait inflasi Indonesia tercatat sebesar 2,61% yoy dan 0,41 mom dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 116, 56. Tingkat inflasi Desember 2023 lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan bulan yang sama tahun lalu. Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar di Desember 2023 secara yoy adalah makanan, minuman dan tembakau dengan adil inflasi sebesar 1,60%.

Sementara itu terkait penerapan tarif bea masuk impor batubara China, terang Angga, China mengambil kebijakan untuk kembali mengenakan tarif bea masuk atau pungutan impor batubara dari Rusia, Mongolia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Januari 2024.

Baca Juga: Heboh! Diisukan Pacaran Lalu Putus, Paparazzi Ini Malah Ungkap Wang Churan Menginap di Hotel Yang Yang, Benarkah?

Di sisi lain, pemberlakuan bea impor batubara dipastikan tidak berpengaruh bagi Indonesia karena adanya ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA).

ACFTA tersebut berlaku sejak 2015. Selain itu batubara Indonesia pada porsi total impor China juga mengalami peningkatan. Kualitas Batubara Rusia umumnya di kalori tinggi berbeda dengan Batubara dari Indonesia yang umumnya kualitas kalori menengah dan rendah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X