Antena Ultra Broadband Multi-frekuensi (UBA) ZTE memungkinkan pemilihan frekuensi yang fleksibel, mengurangi beban menara dan biaya sewa.
Unit Percabangan yang disesuaikan meminimalkan kebutuhan perangkat keras, meningkatkan efisiensi biaya sekaligus menjaga kinerja tinggi.
Dibangun untuk menahan cuaca ekstrem Indonesia, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan korosi, peralatan ini memastikan keandalan jangka panjang.
Integrasi papan Modem 4T4R canggih dan teknologi hemat energi cerdas memungkinkan penerapan cepat dengan konsumsi sumber daya yang minimal.
Selain itu, desain yang dapat diskalakan mendukung peningkatan kapasitas hingga delapan kali lipat dan perluasan cakupan ke daerah baru.
Kevin Chen, Sales Director PT. ZTE Indonesia mengatakan pihaknya percaya bahwa kolaborasi yang sukses ini akan memberikan kehidupan baru bagi perjalanan transformasi digital Indonesia.
"Ketika penduduk di daerah terpencil Indonesia mulai online dan menikmati layanan internet berkualitas tinggi, kami merasakan kebahagiaan yang sama seperti mereka," ungkapnya.
ZTE berkomitmen untuk memanfaatkan peluang strategis dalam digitalisasi, kecerdasan, dan pembangunan rendah karbon.
"Backbone Mikrowave ZTE menghubungkan ZTE, IOH, dan warga Indonesia bersama-sama, menjelajahi lebih banyak kemungkinan baru dalam cara berkomunikasi, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan komunitas global," ungkapnya.
Baca Juga: Indosat Luncurkan Program Generasi Happy untuk Empower Gen Z di Jambi
Inisiatif ini telah secara signifikan meningkatkan jumlah pelanggan Indosat, terutama di daerah-daerah terpencil, di mana kapasitas backhaul di wilayah seperti Sumatra dan Kalimantan telah meningkat menjadi 2-3 Gbps, dengan puncaknya mencapai 6 Gbps.
Warga kini menikmati akses tanpa gangguan ke informasi waktu nyata, pendidikan online, dan hiburan digital.
Konektivitas yang ditingkatkan ini juga telah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pariwisata, dan mendorong berbagi pengetahuan, sambil mendukung kemajuan dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengomentari bahwa di Indosat, pihaknya berkomitmen untuk memberdayakan Indonesia dengan menjembatani kesenjangan digital.
Artikel Terkait
Indosat Business Kenalkan Smart Internet, Platform Digital Terintegrasi dan Aman untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Multisektoral
Indosat Raih Penghargaan Stevie Awards 2024, Berkat Tingkatkan Produktivitas dengan AI dan RPA
Kominfo Gandeng Indosat dan Mastercard, Siapkan Akademi Daring untuk Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber
Indosat Catat Lonjakan Trafik Data dan Pelanggan Selama PON XXI Aceh-Sumut
Indosat Luncurkan Program Generasi Happy untuk Empower Gen Z di Jambi
Indosat dan GoTo Luncurkan Sahabat-AI: LLM Open-Source Berbahasa Indonesia untuk Perkuat Kedaulatan Digital
57 Tahun Berkarya, Indosat Ooredoo Hutchison Mantapkan Langkah Menuju Era AI TechCo
Indosat Ooredoo Hutchison Raih Best Digital Transformation Award di World Communication Award 2024
Optimalkan Jaringan di 15 Ribu Lokasi, Sinyal Indosat Tak Akan Mengecewakan Saat Libur Nataru
Indosat Perkuat Nias dengan Jaringan 4G Super Cepat, Siap Hadirkan Kecepatan Internet Tanpa Batas