Lumpuh Sistem BSI Tertangani, Lambatnya Penanganan Diduga Diserang Ransomware, Apa Itu

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Kamis, 11 Mei 2023 | 21:28 WIB
Ilustrasi layanan ATM BSI.
Ilustrasi layanan ATM BSI.

Lumpuhnya layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah membuat para nasabah kesulitan. Gagalnya layanan perbankan yang disediakan oleh BSI membuat transaksi tidak dapat dilakukan oleh nasabah.

Cukup lama penanganan masalah pada sistem layanan BSI lumpuh ini ditangani, ini membuat transaksi nasabah terhambat bahkan menyebabkan kerugian. Tak sedikit pihak menyangka sistem BSI diserang Ransomware.

Kamis (11/5/2023) sore BSI mengklaim bahwa layanan perbankan perusahaannya sudah dapat digunakan kembali. Seorang nasabah BSI bernama Ryan di Pekanbaru mengaku layanan berbasis aplikasi seperti mobile banking belum sepenuhnya bisa digunakan, namun layanan penarikan di ATM sudah bisa dilakukan.

Baca Juga: Tri Berdayakan Talenta Gamers Indonesia Lewat Turnamen H3RO Esport 4.0

Pada peristiwa yang dialami BSI ini sejumlah pihak menilai lambannya penangangan karena sistem diserang serangan Ransomware.

Dugaan ini didukung pula dengan pernyaatan Direktur Utama BSI Hery Gunadi yang menyatakan adanya dugaan serangan siber.

"BSI menyadari adanya risiko keamanan siber. Oleh karena itu, kami meningkatkan siber sekuriti sejalan dengan regulator," kata Hery dalam konferensi pers di Wisma Mandiri, Kamis (11/5/2023).

Baca Juga: Raih Emas SEA Games 2023, Inilah Momen Haru Saat Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Bentangkan Jersey Syabda

Jika benar sistem BSI diserang Ransomware, perlu diketahui apa dampak dari serangan virus Ransomware tersebut dan cara antisipasinya.

Virus ransomware adalah jenis malware yang menyerang perangkat dengan mengenkripsi file atau data sehingga tidak dapat dibaca oleh perangkat yang digunakan.

Agar dapat mebaca data membutuhkan kode enkripsi. Virus ini masuk melalui SMB File Protocol/SMB Server, IIS Web Server, dan kesalahan pengguna komputer dalam membuka file yang merupakan virus ransomware.

Baca Juga: Hari Ini, Layanan Cabang, ATM dan Mobile Banking BSI Sudah Kembali Normal, Nasabah Silakan Cek

Virus ini masuk melalui salah satu komputer atau server yang terhubung ke internet, lalu dapat menyebar ke seluruh komputer dalam satu jaringan yang sama dan mengunci seluruh file dalam setiap komputer dengan cepat.

Pada umumnya pelaku peretasan menggunakan virus ini akan memaksa pemilik sistem memberikan uang tebusan agar bisa mendapatkan kode enkripsi.

Sistem dari perusahaan yang terkena Ransomware ini bisa berdampak pada aktivitas bisnis yang terhambat, ancaman kebocoran data, kerugian finansial dan juga rusaknya reputasi perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X