RIAUMAKMUR.COM - Pekan ini, Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengumumkan hasil lelang pekebun di daerah tersebut untuk komoditi perkebunan. Selain itu, terdapat berita baik mengenai harga Bahan Olahan Karet Rakyat (Bokar).
"Harga Bokar tetap stabil baik di tingkat petani maupun di beberapa Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang ada di Kabupaten/Kota Provinsi Riau," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Rabu (17/5/2023).
Baca Juga: Harga Bokar di Riau Stabil, Namun Ada Kenaikan di Beberapa Daerah pada 12 April 2023
Menurut sumber data yang dirilis pada minggu kedua bulan Mei 2023, untuk harga Bokar di tingkat petani/Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kabupaten Kampar sebesar Rp. 9.275,- per kilogram. Terjadi penurunan sebesar Rp. 275,- dari harga minggu sebelumnya.
Kabupaten Rokan Hulu, harga Bokar ditingkat petani/KUB mencapai Rp. 8.670,- per kilogram. Terjadi kenaikan sebesar Rp. 96,- dari harga minggu sebelumnya.
Kabupaten Rokan Hilir, harga Bokar ditingkat petani/KUB tetap stabil, yaitu Rp. 10.000,- per kilogram, sama dengan harga minggu sebelumnya.
Kabupaten Kuansing, harga Bokar ditingkat Asosiasi Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (Apkarkusi) mencapai Rp. 10.256,- per kilogram. Terjadi kenaikan sebesar Rp. 157,- dari harga minggu sebelumnya.
Kabupaten Indragiri Hulu, di tingkat UPPB Sumber Makmur, harga Bokar tetap stabil, yaitu Rp. 7.700,- per kilogram, sama dengan harga minggu sebelumnya.
Selain itu, di tingkat Kelompok Tani Getah Tender Masjid Al-Ikhlas Pembinaan Bumdes Desa Petani Kabupaten Bengkalis, harga Bokar pada minggu ini sebesar Rp. 9.999,- per kilogram. Terjadi penurunan sebesar Rp. 90,- dari harga minggu sebelumnya.
"Sementara itu, harga Bokar ditingkat pabrik (Gapkindo) KKK 100% tetap stabil pada minggu ini, yaitu Rp. 17.000,- per kilogram, sama dengan harga minggu sebelumnya," jelasnya.
Dinas Perkebunan Provinsi Riau terus berupaya mendorong peningkatan mutu karet petani di wilayah tersebut melalui penguatan kelembagaan petani karet.
"Hal ini dilakukan dengan mendorong para petani untuk bergabung dalam UPPB, sehingga mutu karet hasil petani menjadi lebih baik dan harga di tingkat petani meningkat," jelasnya. ***
Artikel Terkait
Ini Daftar Harga Komoditi Perkebunan di Riau untuk Minggu Ketiga Maret 2023
Harga Komoditi Perkebunan di Riau Secara Umum Alami Kenaikan, Tepung Basah Turun pada Pekan Keempat 2023
Harga Komoditi Perkebunan di Riau Minggu Ini: Kopra Mutu Kering Naik, Kelapa Butiran dan Pinang Kering Turun
Harga Bokar di Riau Stabil, Namun Ada Kenaikan di Beberapa Daerah pada 12 April 2023
Ada Peran Besar Gubernur Syamsuar, Daerah Penghasil Terima DBH Sawit, Ini Penjelasan Gulat Manurung
Sedang Menggembala Tertimpa Pohon Sawit di Tapung Hulu
Ini Daftar Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Periode 19 April - 2 Mei 2023
Awal Mula dari Tanaman Hias, Begini Sejarah Kelapa Sawit di Indonesia
Diduga Overdosis 'Obat Kuat', Bos Sawit di Riau Tewas di Kamar Hotel Furaya, Teman Kencannya Dicari Polisi
Polisi Selidiki Kasus Pengusaha Sawit Tewas di Hotel Pekanbaru, Diduga Serangan Jantung?
Info Sawit: Ini Daftar Harga TBS di Riau Periode 10-16 Mei 2023
Kesempatan Beasiswa Untuk Insan Perkebunan Sawit
2 Daerah di Riau Ini tak Dipatok Target Replanting Kebun Sawit Rakyat
Daftar Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Periode 17-23 Mei 2023
Ini Daftar Harga Komoditi Perkebunan Lainnya di Riau Periode 17 - 24 Mei 2023