BI Berkolaborasi Kementerian Keuangan Rilis Data Utang Luar Negeri Indonesia Bulan Mei, Klaim Alami Penurunan

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Selasa, 18 Juli 2023 | 01:37 WIB
Ilustrasi Utang Luar Negeri Indonesia (pixabay/ stevepb)
Ilustrasi Utang Luar Negeri Indonesia (pixabay/ stevepb)

RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia merilis data Utang Luar Negeri Indonesia periode Mei 2023, Senin (17/7/2023).

Bedasarkan rilisan data tersebut diungkapkan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mengalami penurunan di bulan Mei 2023.

Berpatok pada ini Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan RI yang berkolaborasi meyusun data tersebut mengklaim bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat.

Baca Juga: Bongkar Toko Milik Orang, Dua Pria Ini Berakhir Diamankan Satreskrim Polres Kampar

Menurut data yang dibuat hasil kolaborasi dua lembaga pemerintahan ini ULN Indonesia didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

ULN Indonesia pada Mei 2023 tetap terkendali yang ditunjukkan dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 29,7% dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 30,0%.

Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat dengan ditunjukkan oleh dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 87,3% dari total ULN.

Baca Juga: Satlantas Polres Rohil Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Direktur Eksekutif – Kepala Departemen Komunikasi, Erwin Haryono menuturkan dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

Menurutnya peran ULN akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Menuriut data tersebut, ULN Indonesia pada Mei 2023 turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Posisi ULN Indonesia pada akhir Mei 2023 tercatat sebesar 398,3 miliar dolar AS.

Baca Juga: LAMR Rohil Dikukuhkan, Bupati Afrizal Minta Pengurus Lestarikan Adat Istiadat

Angka ini turun dibandingkan dengan posisi ULN akhir April 2023 sebesar 403,0 miliar dolar AS.

Dengan perkembangan tersebut, ULN Indonesia secara tahunan mengalami kontraksi 1,7% (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada bulan sebelumnya sebesar 1,3% (yoy). Kontraksi pertumbuhan ULN ini terutama bersumber dari penurunan ULN sektor swasta.

ULN pemerintah pada akhir Mei 2023 tercatat sebesar 192,6 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya sebesar 194,1 miliar dolar AS. Namun secara tahunan tumbuh 2,3% (yoy).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Sumber: Bank Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X