“Implementasi program ini akan memudahkan proses pengadaan barang dan jasa lebih cepat dan sinkron, sehingga tidak lagi melakukan tanda tangan manual, tinggal menggunakan aplikasi kemudian submit. Mudah-mudahan dengan adanya perubahan ini kita dapat terbiasa,” jelas Iwan Kurniawan.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada para mitra perusahaan untuk disiplin dalam memperbaharui sistem digitalisasi serta kepatuhan terhadap aspek budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Dimana budaya tersebut memang menjadi bagian dari prioritas utama bagi PT KPI Kilang Dumai dalam menjalankan praktik bisnisnya serta dengan menerapkan 12 Corporate Life Saving Rules (CLSR).
Dalam kesempatan yang sama, PT KPI Kilang Dumai juga melakukan refreshment terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 yang telah diterapkan di perusahaan.
Tak hanya melakukan refreshment terkait pengadaan barang dan jasa, PT KPI Kilang Dumai juga memberikan apresiasi penghargaan kepada 22 mitra perusahaan terbaik di kategorinya masing-masing, seperti Best Performance Jasa, Best Performance Material, Best Safety Vendor Operation, serta berbagai kategori lainnya baik ditingkat lokal maupun non lokal.
Acara ini turut dihadiri oleh Fungsi Procurement Logistic Support dari PT KPI dan menghadirkan stakeholder Privy selaku penyelenggara sertifikat elektronik (PSrE) yang berinduk dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) serta pemateri tanda tangan elektronik.
Selain itu, PT KPI Kilang Dumai juga menghadirkan Perusahaan Umum Percetakan Indonesia (Peruri) untuk mengedukasi mitra perusahaan terkait materai elektronik.