ekonomi-bisnis

BI: Digital Farming Dongkrak Produksi Cabai Merah di Kampar, Hasil Panen Naik hingga 2,6 Kg per Pohon

Kamis, 6 Februari 2025 | 20:56 WIB
Panen Perdana Cabai Merah di Kampar, Diharapkan Kurangi Ketergantungan Pasokan dari Luar Riau

RIAUMAKMUR.COM — Panen perdana cabai merah digelar di lahan Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera, Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (6/2/2025).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau Panji Achmad, Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Riau M. Job Kurniawan, Kepala BPS Riau, Deputi Regional CEO Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pekanbaru, serta Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Pekanbaru.

Panen ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Riau 2025, yang bertujuan meningkatkan produksi cabai merah lokal dan mengurangi ketergantungan Riau terhadap pasokan dari luar daerah.

"Selama ini, Riau masih mengalami defisit produksi cabai merah. Dengan adanya pengembangan klaster cabai merah di Kampar, diharapkan pasokan cabai lokal meningkat dan harga lebih stabil," ujar Panji Achmad.

Meskipun demikian, ia menekankan bahwa pengendalian harga pangan di Riau masih memerlukan dukungan pasokan dari provinsi lain. Oleh karena itu, GNPIP Riau juga mendorong kerja sama antardaerah (KAD) sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan.

Asisten II Sekda Riau, M. Job Kurniawan, menyambut baik keberhasilan panen ini.

"Panen ini membuktikan bahwa Riau mampu meningkatkan produksi cabai merah dengan produktivitas tinggi. Dengan dukungan teknologi digital farming dan pola tanam yang tepat, kita optimistis kebutuhan cabai merah dapat dipenuhi dari produksi sendiri," katanya.

Ketua Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera, Indra Naufal, mengungkapkan bahwa panen perdana ini mencakup satu hektare dari total 48 hektare lahan yang dikelola kelompoknya.

Berkat penerapan digital farming dan pendampingan dari BI Riau, produksi cabai meningkat dari 0,5 kg per pohon menjadi 2,6 kg per pohon.

Ke depan, GNPIP Riau akan terus mengembangkan koordinasi untuk mengurangi ketergantungan impor pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas harga pangan di Riau.

Tags

Terkini