RIAUMAKMUR.COM - Bank Indonesia (BI) mencatat, selama sepekan ini terjadi aliran masuk modal asing sebesar Rp7,33 triliun. Jumlah itu berdasarkan data transaksi pada 9-12 Desember 2024.
Aliran masuk modal asing berasal dari beli neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8,84 triliun. Sedangkan di pasar saham terjadi jual neto sebesar Rp1,31 triliun dan jual neto di SRBI sebesar Rp200 miliar.
Pada semester II-2024, investor asing tercatat beli neto di pasar saham sebesar Rp22,78. Beli neto di pasar SBN sebesar Rp72,59 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp41,01 triliun.
Baca Juga: Habiskan Banyak Biaya, Presiden Sarankan Perbaikan Sistem Pemilu
Sedangkan selama 2024, investor asing beli neto sebesar Rp22,78 triliun di pasar saham. Beli neto SBN sebesar Rp38,63 triliun dan beli neto SRBI sebesar Rp171,36 triliun.
Data 2024 dihitung berdasarkan data setelmen dari Januari hingga 12 Desember 2024. Sementara pergerakan indeks dolar AS, berdasarkan laporan BI, menguat ke level 106,96.
Pergerakan indeks dolar AS menjadi indikator stabilitas nilai tukar rupiah. Pergerakan dolar AS dipengaruhi oleh imbal hasil obligasi AS (US Treasury) Note tenor 10 tahun.
Imbal hasil US Treasury Note 10 tahun hingga akhir pekan kemarin, naik ke level 4,32 persen. Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) di Indonesia juga naik dari 6,95 persen menjadi 7 persen.
Artikel Terkait
LKPP Beri Penghargaan buat Instansi dan Pemerintah Daerah
Menko AHY Beri Perhatian Pembangunan Indonesia Timur
Ditjen Imigrasi Tangkap Belasan Perempuan Vietnam Dijadikan PSK
Empat Startup Diajak PLN Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik
Budiman Bicara Peran Industri Digital Entasan Kemiskinan
Kemenkes: 50 Persen Puskesmas Sediakan Layanan Kesehatan Jiwa
Legislator Dorong Pembangunan BIBU Berdayakan Masyarakat Lokal
Habiskan Banyak Biaya, Presiden Sarankan Perbaikan Sistem Pemilu
MPR Dorong Pengentasan Permasalahan Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Bali Siap Sambut Wisatawan Nataru