RIAUMAKMUR.COM - Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)menaruh perhatian khusus pembangunan di Indonesia Timur.
Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, terdapat 45 kawasan transmigrasi yang akan direvitalisasi, sebagian di Papua.
"Ada perhatian khusus untuk pembangunan kewilayahan di wilayah Indonesia bagian Timur ini. Karena melihat masih cukup banyak ketertinggalan di sana-sini, terutama bidang infrastruktur," kata AHY, di Upacara Hari Bhakti Transmigrasi, Jumat (13/12/2024).
Baca Juga: Kemenperin Optimalkan Program P3DN untuk Dorong Produktivitas Industri Lokal
AHY mengatakan, biaya transportasi dan logistik untuk wilayah Indonesia Timur masih tinggi sekali. Hal ini sangat berdampak pada biaya pembangunan yang semakin mahal.
AHY menyebutkan, dirinya mendapat laporan bahwa biaya material pembangunan infrastruktur di Papua Pegunungan sangat mahal.
Meski anggaran yang didapat data otonomi khusus sudah cukup besar dialokasikan ke pemerintah daerah.
Baca Juga: Menteri Kelautan Dorong Pembangunan Industri Garam Domestik
Padahal, daerah tersebut sangat memerlukan jaringan konektivitas dan transportasi. "Di sinilah keberpihakan kita harus hadir untuk membangun Indonesia Timur, agar saudara-saudara kita juga merasakan pertumbuhan ekonomi," kata AHY.
Menurut AHY, hal tersebut menjadi salah satu paradigma yang harus dikembangkan di Kementerian Transmigrasi. "Bagaimana (para transmigran) datang itu membawa sesuatu yang benar-benar berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata AHY.
Artikel Terkait
Lirik dan Terjemahan Lagu Cold Love – THE 8 SEVENTEEN
BNPB: Pengungsi Korban Banjir-Longsor Sukabumi Bertambah 476 Orang
Kemenag-BPJS Akan Tingkatkan Layanan Kesehatan Jemaah Haji
Menteri Kelautan Dorong Pembangunan Industri Garam Domestik
Kemenperin Optimalkan Program P3DN untuk Dorong Produktivitas Industri Lokal
Batal Gugat ke MK, Ariza: Arahan Pimpinan Koalisi Jadi Acuan Tim RIDO
Menkomdigi Dukung Transformasi STMM Yogyakarta Jadi Politeknik Digital
Kemenekraf Siapkan Solusi Permasalahan Jalankan Usaha Ekraf
Megawati Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Ketombe Basah? Jangan Khawatir, Ini Solusinya