JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada minggu lalu melemah tipis sebesar -0,2 persen terdampak koreksi sektor teknologi sebesar -2,9 persen yang disusul sektor consumer non-cyclicals dan kesehatan masing-masing sebesar -2,7 persen.
Menariknya, laju pelemahan IHSG minggu lalu tak terlalu dalam karena masih tertahan sektor energi dan finansial yang menguat sebesar 0,3 persen.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Rifqi Satria Dinandra menganalisa, kalau flashback ke minggu lalu maka akan didapati 4 sentimen yang memengaruhi laju IHSG.
Baca Juga: Polisi Pasang Kamera ETLE di Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
Keempat sentimen tersebut adalah inflasi domestik, PMI Manufaktur, IndiHome spin-off dan kenaikan harga komoditas energi.
Dengan sentimen ini, terdapat sejumlah emiten yang dinilai bisa menajadi cuan di trading pekan ini.
"Nah, dihadapkan pada data-data yang menopang momentum Lebaran, ada beberapa rekomendasi saham untuk dilakukan aksi buy," ungkapnya.
Baca Juga: Pengakuan Pria Penyebar Proposal THR Tamboya Untuk Persiapan Lebaran
Saham yang direkomendasikan buy untuk trading #CariBebasmu hingga 14 April 2023 mendatang pada 7 saham dari 4 sektor berikut ini, yakni Sektor Infrastruktur (TLKM: Support 4,130, Resistance 4,470 dan JSMR: Support 3,340, Resistance 3,460), Sektor Finance (BBRI: Support 4,800, Resistance 4,920 dan BBNI: Support 9,225, Resistance 9,625), Sektor Cyclic (LPPF: Support 4,930, Resistance 5,250 dan RALS: Support 650, Resistance 700) dan Sektor Energi (AKRA: Support 1,540, Resistance 1,650).
Lebih lanjut Rifqi menjelaskan terkait sejumlah sentimen, inflasi umum pada minggu lalu lebih rendah dibandingkan konsensus 5,07 persen dari sebelumnya 5,47 persen, begitu juga dengan inflasi inti yang lebih rendah dibandingkan konsensus 3,02 persen dari sebelumnya 3,09 persen.
"Inflasi selama bulan Ramadan tahun ini relatif lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya kecuali pada 2020 dan 2021, dengan andil inflasi tertinggi pada kelompok transportasi," tegasnya di Jakarta pada Senin, 10 April 2023.
Baca Juga: Dari OTT KPK Muhammad Adil Terungkap Permainan Dibalik Prediket WTP, Bagaimana WTP Daerah Lain?
Terkait PMI Manufaktur Maret 2023, ia menegaskan sektor manufaktur memang ekspansif selama 19 bulan berturut-turut. Ekspansi pada sektor manufaktur berjalan semakin cepat, dimana PMI Manufaktur meningkat dari 51,2 pada bulan sebelumnya menjadi 51,9.
Sentimen lainnya yakni IndiHome Spin-off, dimana TLKM telah menandatangani perjanjian pemisahan bersyarat dengan PT Telkomsel pada Kamis, 6 April 2023.
Spin off tersebut dilakukan sebagai upaya restrukturisasi korporasi serta melakukan transformasi bisnis Indihome.