PEKANBARU - Penyakit Sifilis atau raja singa adalah infeksi bakteri yang menyebar melalui kontak seksual dan biasanya menyebabkan luka tanpa rasa nyeri pada alat kelamin, anus, atau mulut.
Penyebaran penyakit Sifilis atau raja singa bisa terjadi melalui kontak kulit atau selaput lendir dengan luka, serta dapat ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan.
Lalu, bagaimana cara untuk mencegah atau pencegahan Penyakit Sifilis atau raja singa?
Baca Juga: 122 Kasus Sifilis Ditemukan di Riau Sepanjang 2023, Daerah Mana Tertinggi?
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, dr Agrina Melia MKes menjelaskan bahwa pencegahan penyakit sifilis adalah dengan berhubungan seksual yang aman.
"Langkah pencegahan penyakit sifilis adalah dengan tidak berhubungan sex berganti-ganti pasangan dan memakai kondom saat berhubungan sex," kata Melia, Minggu (13/5/2023).
Selain itu, dr Melia mengimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi dini dan mencegah penyebaran.
"Penanganan sifilis akan lebih baik jika didiagnosis sedini mungkin. Sehingga kami mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi dini," imbaunya.
Diberitakan sebelumnya, kasus sifilis di Riau sepanjang Januari-Mei 2023, mencapai 122 kasus. Dilihat dari penyebarannya, kasus sifilis paling banyak ditemukan di Kota Dumai mencapai 43 kasus pada periode Januari-Mei 2023. ***
Artikel Terkait
Lakukan Hal Ini Agar Rambut Kamu Tetap Sehat dan Tidak Rontok
Re.juve Buka Gerai di Pekanbaru, Sediakan Berbagai Pilihan Minuman Sehat untuk Live Happier
Sampo Atau Sabunan Dulu? Ini Tips Mandi yang Benar Biar Kulitmu Sehat dan Terawat
Lima Tahun Terakhir, Kasus Sifilis di Indonesia Meningkat Tajam
122 Kasus Sifilis Ditemukan di Riau Sepanjang 2023, Daerah Mana Tertinggi?
Penyebab Tingginya Kasus Bayi Terjangkit HIV di Indonesia, Ibu Hamil Tak Dapat Izin Tes HIV dari Suami
100.000 Orang Berpotensi Terjangkit, Kemenkes Ingatkan Penularan Virus HIV Masih Akan Terus Terjadi