RIAUMAKMUR.COM - Anies Baswedan memberikan tanggapan tentang gagasan aturan mengenai pengiriman anak nakal ke barak militer.
Aturan ini digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di mana anak-anak yang dianggap nakal dikirim ke barak untuk mendapatkan pelatihan ala militer.
“Waktu kita bilang anak nakal, kan menyederhanakan anak ini berperilaku tidak sesuai dengan harapan, kenapa itu terjadi?” ujar Anies dalam podcast Tretan Universe, dikutip pada Selasa, 22 Juli 2025.
Baca Juga: Pulang dari Barak Militer, 39 Siswa SMP di Purwakarta Disambut Tangis Haru Orang Tua
“Apakah karena anak itu saja atau karena pola asuh orang tua, atau karena pola asuh di sekolah, atau karena lingkungan?” imbuhnya.
Anies menilai bahwa kebiasan saat ini adalah ketika anak dianggap tak sesuai harapan, langsung melimpahkan kesalahan kepada anak tersebut.
Anak itu kemudian harus nanggung risikonya, lah barangkali dia salah asuh?” ucapnya.
Menurutnya, dengan membawa anak tersebut, bukan memperbaiki pokok masalah yang dihadapi oleh anak itu.
“Jadi, begitu kita mengambil anak itu dipindahkan ke tempat lain, kita tidak mengoreksi problem yang buat anak terjadi begini,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa perubahan pun harus dilakukan oleh orang-orang dan lingkungan sekitar anak tersebut.
“Kalau gurunya nggak ngoreksi, orang tuanya nggak ngoreksi, lingkungan nggak ngoreksi karen munculnya kejadian yang tidak seperti diharap itu kan anak ini produk dari didikan di rumah, sekolah, lingkungan,” terangnya.
“Jadi kalau ada masalah, maka yang harus sama-sama ngoreksi ya semuanya,” sambungnya.
Ia kemudian menegaskan barak militer memang untuk mendisiplinkan prajurit, namun ranah pendidikan harus tetap diselesaikan di ranah pendidikan juga.
“Barak itu terbukti efektif untuk mendidik kedisiplinan, untuk mendidik kepatuhan bagi prajurit, sudah jelas, masalah pendidikan diselesaikan secara pendidikan,” ujarnya.
“Masalahnya di mana? Apakah sederhana? Tidaklah tapi itu yang namanya menyelesaikan masalah dan ini sifatnya untuk pendidikan, jangan sifatnya jadi hukuman,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Jangan Malu-malu, Barak 08 Minta Budiman Sudjatmiko Tentukan Arah Dukungan di Pilpres 2024
Didukung Koalisi Besar, Barak 08 Yakin Prabowo Subianto Menang Pilpres Satu Putaran
Jadi Representasi Anak Muda di Zaman Politik Modern, Barak 08 Usulkan Gibran Jadi Pendamping Prabowo
Solidaritas Palestina: Barak Kopi Galang Dana Rp3 Juta dan Rencana Aksi Selanjutnya
Hentikan Tawuran Pelajar di Purwakarta, Dedi Mulyadi: Ada Orang Tua yang Rela Anaknya Masuk Barak Militer
Rafathar Adukan Mama Gigi ke Dedi Mulyadi karena Malas Mandi, Nagita Slavina Mau Dikirim ke Barak Militer?
Siswa Nakal di Jabar Akan Masuk Barak TNI, Menkomdigi Meutya Hafid: Bukan Dihukum, Tapi Dibina
Usai Kirim Siswa Nakal ke Barak Militer, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Penggunaan HP di Sekolah
Dididik Dua Pekan di Barak Militer, 39 Pelajar Purwakarta Kini Lebih Disiplin, Orang Tua: Anak Saya Berubah
Pulang dari Barak Militer, 39 Siswa SMP di Purwakarta Disambut Tangis Haru Orang Tua
Bogor Terapkan Pendidikan Barak Militer untuk Anak Bermasalah, Ini Kata Wali Kota
Dilaporkan ke Bareskrim karena Barak Militer, Dedi Mulyadi: Mungkin Mau Cari Perhatian