RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) tahun ini kembali menggelar Gala Siswa Indonesia (GSI).
Usai vakum selama tiga tahun karena masa pandemi Covid-19, GSI kembali diselenggarakan secara luring dengan sistem kompetisi antar provinsi.
Semarak gelaran Gala Siswa Indonesia (GSI) 2023 dapat dirasakan kembali oleh siswa SMP berbakat di bidang sepakbola. Tahun ini merupakan penyelenggaraan GSI yang ke-6, sejak dimulai pada tahun 2018 didorong Kemendikbudristek dan PSSI.
Baca Juga: Perkuat Ideologi, Ini yang Harus Dilakukan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah
Pelaksanaan GSI tahun ini dilaksanakan di Lapangan ASIOP Training Ground Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada tanggal 16 - 29 Oktober 2023.
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti mengatakan melalui GSI diharapkan para peserta bisa menggalang jejaring dan menumbuhkan semangat kekeluargaan.
“Terima kasih atas dukungan orang tua, sekolah, dinas pendidikan, dan pemda yang telah menjaring bibit muda persepakbolaan Indonesia," imbuhnya.
Baca Juga: PI 10 Persen Masih Dalam Harapan, Husaimi Hamidi: Empat Kali Pak Gubernur Bilang Akan Cair
Ia mengungkapkan kehebatan seorang pemain tidak hanya dapat diukur dari ketahanan fisik, melainkan juga kecerdasan intelektual dan emosional yang harus terus dibangun.
“Kemampuan beradaptasi dan kecepatan dalam mengambil keputusan menjadi salah satu tolok ukur kecerdasan seorang pemain bola yang harus diasah. Jika ada kesalahan, selesaikan masalah dengan kepala dingin. Tetap kompak, teguh mental, pantang menyerah, sportif, dan jujur,” ucap Suharti di Sentul, Kabupaten Bogor, Selasa (17/10).
Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional (Kapuspresnas), Hendarman mengatakan bahwa seluruh proses penyelenggaraan GSI dilakukan dengan kerja sama dan dukungan yang kuat dari PSSI.
Baca Juga: 9 Film Indonesia Bakal Tayang Oktober 2023 di Bioskop, Ini Jadwalnya
Ia menyebut saat pandemi, pihaknya bersama dengan PSSI dan pelatih di daerah telah berhasil melakukan adaptasi/inovasi dengan tetap menyelenggarakan GSI secara daring di tingkat kecamatan hingga provinsi. Kemudian, pada tingkat nasionalnya dilakukan training centre untuk melatih pemain dan pelatih.
“Alhamdulillah, hal tersebut telah menjadi pengalaman yang berharga dan menjadi referensi dalam metode pencarian bakat olahraga sepakbola secara daring,” ujarnya.
Menurutnya GSI bertujuan untuk mengidentifikasi bibit-bibit unggul talenta sepakbola peserta didik, memberikan pengalaman pelatihan tingkat nasional kepada peserta dan pelatih daerah memberikan kesempatan peserta berprestasi untuk dipilih menjadi calon pemain timnas sepakbola sesuai dengan kebijakan PSSI, dan melahirkan duta-duta sepakbola untuk menjadi generasi yang unggul berprestasi.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Bantai Myanmar 5 Gol di Penyisihan Sepakbola SEA Games 2023
Harapan Timnas Sepakbola Malaysia Meraih Emas Pupus Setelah Ditundukkan Vietnam
Indonesia Kerap Menang Besar di Sepakbola SEA Games, Adakah Pemain Timnas Berepeluang Jadi Top Skor?
Ini Komentar Pelatih Timnas Thailand Usai Kalah di Final Sepakbola SEA Games 2023
Pelatih Indonesia Indra Sjafri Angkat Bicara Terkait Keributan di Laga Final Sepakbola SEA Games 2023
Argentina Umumkan Akan Lawan Tim Sepakbola Indonesia, PSSI Sebut Belum Ada Hitam Diatas Putih
Empat Legenda Sepakbola Dunia Hadir di Indonesia Menyambut Kedatangan Argentina Berlaga dan Beri Pelatihan
Tutup Turnamen Sepakbola Gubernur Riau Cup 2023, Ini yang Disampaikan Staf Ahli Gubernur
Tim SSB Bintang Muda Bagansiapiapi Wakili Riau di Turnamen Sepakbola Nasional
Sering Bawa Prestasi di Bidang Sepakbola, Erick Thohir Diprediksi Dapat Dukungan Pecinta Bola