RIAUMAKMUR.COM- Hari Kartini tidak hanya tentang memperingati jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan di Indonesia. Melainkan juga momen refleksi terhadap peran dan kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk dalam kepemimpinan.
Di tengah arus perubahan zaman yang semakin dinamis, peran perempuan dalam memimpin suatu daerah semakin diakui dan diperhitungkan. Salah satu contohnya adalah Bupati Indramayu, Nina Agustina yang menunjukkan kepemimpinan yang inspiratif dalam menjalankan tugasnya.
Setiap 21 April, Bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai penghormatan terhadap upaya Kartini dalam memperjuangkan hak-hak wanita, terutama dalam bidang pendidikan. Namun, semangat Kartini tidak hanya relevan pada zamannya, tetapi juga masih berdampak pada era modern ini.
Baca Juga: Peringatan Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan Menyukseskan Generasi Emas 2045
Salah satu wujud dari semangat Kartini adalah peningkatan peran dan kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk dalam kepemimpinan dan seberapa besar kepedulian pemimpin itu dalam pemberdayaan perempuan.
Dalam konteks kepemimpinan perempuan, Bupati Indramayu Nina Agustina patut diperhitungkan. Dalam memimpin Kabupaten Indramayu, Nina menerapkan pendekatan yang berlandaskan kesetaraan, keadilan, dan kesejahteraan untuk mengangkat harkat dan martabat perempuan Kabupaten Indramayu.
Sejak awal menjabat sebagai Bupati Indramayu, Nina Agustina telah menetapkan visi dan misi yang kuat. Melalui visi Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat) dan misi Sapta Nata Mulia Jaya,
Baca Juga: Hari Kartini, Ketua Pj TP-PKK Pontianak Ajak Kaum Perempuan Berkontribusi dalam Pembangunan
'Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak' menjadi salah satu bidang yang mendapatkan perhatian serius. Masuknya program tersebut sejalan dengan semangat Hari Kartini yang mengadvokasi hak-hak dan kesetaraan perempuan.Pengarustamaan Gender (PUG)
Kesetaraan dan partisipasi perempuan merupakan salah satu aspek penting dari kepemimpinan Bupati Nina Agustina sebagai upaya menciptakan pemerintahan yang inklusif dan berpihak pada pengarustamaan gender.
Kebijakan PUG oleh Pemkab Indramayu saat ini sudah tersebar di semua Perangkat Daerah. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana,
Baca Juga: Peringati Hari Kartini, Erna Willianti Ajak Perempuan Untuk Majukan Daerah, Bangsa, dan Negara
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Kabupaten Indramayu, pada 2023 prosentasi Anggaran Responsive Gender (ARG) mencapai 25,09 persen dari total belanja langsung pada APBD tahun anggaran 2023.Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
Melalui salah satu program unggulan 'Perempuan Berdikari' (Pe-Ri), yakni program pemberdayaan ekonomi, Nina Agustina memberikan kesempatan yang lebih besar bagi perempuan terutama purna pekerja migran Indonesia (Purna PMI) untuk mendapatkan pelatihan kewirausahaan pendampingan, dan fasilitasi akses permodalan melalui perbankan.
Dengan program Pe-Ri ini, sejak 2021 hingga 2023 tercatat sebanyak 2.070 perempuan purna PMI telah dilatih untuk upgrade skill menjadi perempuan yang terus berdaya secara ekonomi.
Artikel Terkait
10 Siswa MAS Ar Risalah Padang Lolos ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi Sumbar 2024
Berdasarkan SPAN - PTKIN, UIN Imam Bonjol Kampus Paling Diminati di Sumbar
Menelusuri Jejak Sejarah Batang Arau Melalui Buku "Bandar Padang Abad XVII-XVIII"
Pertamina Catat Konsumsi BBM Meningkat hingga 44 Persen di Sumbar Saat Idulfitri 2024
Kemenag Padang Ajak GTK Madrasah Kembangkan Kultur Digital
Harjad Kota Banjarbaru ke-25, Pemprov Kalsel Yakin Banjarbaru Terus Maju
Bersama PUTR, DLH Bersihkan Tumpukan Sampah Di Pasar Sentral Belopa.
Hari Jadi Kabupaten Bandung Bey Machmudin SDM Berkualitas Kunci Utama Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, UPTD Terminal Tipe B, Dishub Kalsel Lakukan Pembenahan
Disbunnak Gelar Rakornis Perencanaan Pembangunan Perkebunan Dan Peternakan Provinsi Kalsel 2024