RIAUMAKMUR.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau dan Pemerintah Provinsi Riau resmi menandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).
NPHD ini merupakan langkah awal menuju penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau pada tahun 2024 mendatang.
Acara penandatanganan NPHD yang dilaksanakan di Ruang Melati Lt. 3 Kantor Gubernur Riau tersebut dihadiri beberapa pihak.
Baca Juga: CCTV Gudang Logistik Pemilu Terkoneksi ke Polisi, KPU: Tak Ada yang Perlu Dikhawatirkan
Diantaranya para pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Ketua KPU Riau, Ketua Bawaslu Riau, Anggota KPU Riau Firdaus, dan Sekretaris KPU Riau.
Penandatanganan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjalankan proses pemilihan yang demokratis, transparan, dan adil.
Plt. Gubernur Riau, Edy Natar Nasution dalam sambutannya menyampaikan, pemilihan adalah momen krusial dalam kehidupan demokrasi kita.
Baca Juga: Bawaslu Pekanbaru Tertibkan APK, Bagi yang Tetap Nakal, Ada Ancaman Pidana dan Denda Belasan Juta
"Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2024 adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah Provinsi Riau akan mendukung KPU Riau dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan ini," kata Edy Natar Nasution, Senin (13/11/2023).
Ketua KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir yang ditemui usai acara tersebut menyampaikan, penandatanganan NPHD ini adalah langkah penting dalam persiapan kami untuk menyelenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2024.
“Dana Hibah Pemilihan yang kita terima dan merupakan kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Riau dan KPU Riau sebagaimana tertuang dalam NPHD yang kita tandatangani sebesar Rp. 133.044.490.800. Dari jumlah tersebut akan dicairkan pada Tahun 2023 sebesar Rp. 53.217.796.320 atau setara 40%, sedangkan sisanya Rp. 79.826.694.480 atau setara 60% akan dicairkan pada Tahun 2024," lanjut Ilham.
“Penandatanganan NPHD ini tidak hanya sekadar bentuk kesepakatan administratif, melainkan simbol dari komitmen bersama untuk memastikan pemilihan berlangsung dengan prinsip-prinsip demokrasi yang tinggi. KPU Riau bertekad untuk menyelenggarakan pemilihan yang bersih dan bebas dari intervensi," tutup Ketua Divisi Keuangan, Umum dan Logistik KPU Riau tersebut.
Pentingnya NPHD tidak hanya terletak pada penyelenggaraan pemilihan tersebut, tetapi juga dalam memperkuat pondasi demokrasi di tingkat lokal. Langkah ini menunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan dengan baik melalui kerjasama yang erat antara lembaga-lembaga terkait.***
Artikel Terkait
Pilihan MPASI untuk Anak 1 Tahun yang Bosan dengan Nasi
Silahturrahmi dalam Islam, Menjalin Hubungan yang Penuh Berkah
7 Pujian yang Membuat Anak Senang dan Membangun Kepercayaan Dirinya
Vito dan Rahmat/Kevin Merangkak dari Babak Kualifikasi, Inilah Draw Wakil Indonesia di Hari Pertama Kumamoto Japan Masters 2023
Sinopsis Serial Marriage with Benefits, Jessica Mila Terjebak Kawin Kontrak
Jadwal dan Rundown Gilga Gildcoustic, Guyon Waton dan NDX A.K.A Tampil di Event Semarang Ambyar Vol 2
Setelah Imbang Hadapi Panama, Timnas Indonesia masih Berpeluang Lolos 16 Besar Lewat Skenario Ini
Mood Sampler Mini Album TO.X Taeyeon Menampilkan Suasana Suram
Red Velvet Akhirnya Comeback dengan Album Chill Kill, Lagu Utamanya Disebut Tak Sesuai Ekspektasi?
Harga Tiket OTS Nonton Gilga Gildcoustic, Guyon Waton dan NDX AKA di Semarang Ambyar Vol 2