RIAUMAKMUR.COM - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, mendapat cerita luar biasa dari salah seorang wanita.
Kepada Mahfud MD, wanita itu mengaku pernah menjadi korban kejahatan penculikan.
Bahkan, di depan Mahfud MD, wanita itu menyebut tindakan kejahatan yang ia alami dilakukan oknum polisi.
Baca Juga: PDI Perjuangan: Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Adalah Penerus Ideologis Presiden Jokowi
Dilansir Kilat.com dari akun X @ZulkifliLubis69, pada 26 Desember 2023, unggahan video itu mencuat.
Kisah ini disampaikan oleh Suryati Tambunan saat di ikut di salah satu acara, yang dihadiri Mahfud MD.
Suryati Tambunan mengaku pernah bekerja di salah satu hotel di Jakarta, sebagai receptionis.
Baca Juga: Sandiaga Uno dan PPP Full Dukung Ganjar Pranowo - Mahfud MD, di Riau Ada Pertimbangan 'Topografi Politik'
Dalam penjelasannya bahwa ia pernah merasakan aksi penculikan oleh oknum polisi.
Suryati Tambunan juga menjelaskan turut dibius oleh orang yang menculik dirinya.
"Poinnya di tahun 2023 ini, saya ingat, saya mengalami penculikan. Saya pernah diculik dibawa ke sebuah rumah oleh polisi-polisi."
Baca Juga: Prof Mahfud MD Ajak Warga Pulau Garam Madura Gotong Royong untuk Sejahterakan Indonesia
"Yang bekerjasama dengan rakyat, yang berlaku jahat. Surat-surat saya diambil. Saya disuntik dibius enggak ingat apa-apa selama bertahun-tahun," ucapnya.
Menurut cerita Suryati, ia diculik bersama 4 orang lainnya yang ia tidak ketahui.
"4 Orang dibunuh. Dia bilang Suryati enggak salah apa-apa. Biarin aja bebas, sesudah itu enggak ingat apa-apa," ujarnya.
Baca Juga: Inilah Nomor Urut Capres Cawapres 2024: Anies Cak Imin 1, Prabowo Gibran 2, Ganjar Mahfud 3
Menurutnya ia telah melaporkan kejadian ini, ke Polda Metro Jaya. Namun polisi enggan menanggapi laporan tersebut.
"Polisi malah bilang, bagaimana Suryati rasanya diculik-culik. Surat kamu ada disini tapi kamu cari sendiri."
"Mereka tidak mau bantu saya, atas pembunuhan yang saya lihat. Pernah bersama 3 orang, 2 orangnya diculik dibunuh, saya masih hidup," katanya.
Baca Juga: Prabowo - Gibran Digital Team 'PRIDE' Pecahkan Rekor MURI, Jadi Relawan Politik Pertama yang Manfaatkan AI
"Tapi saya dicuci otaknya dibius. Saya mau laporkan itu pak," ujar Suryati.
Menanggapi hal tersebut, Mahfud MD belum mendapat informasi yang jelas dari Suryati.
Menurutnya jika itu benar, Mahfud MD meminta Suryati berkunjung ke kantor Menkopolhukam.
Baca Juga: 'Ndasmu Etik', Anies Baswedan Beri Respon Santai ke Prabowo Subianto, Etik Itu Kan Emang Dimulai dari Kepala
"Untuk Suryati Tambunan, informasinya tidak jelas. Dibius, teman-temannya meninggal, sudah lapor, ndak digubris."
"Kalau serius itu, saya ragu ini terjadi. kalau Mbak Suryati Serius, datang ke kantor saya," kata Mahfud MD menanggapi.
Menurut Mahfud MD, supaya Suryati menunjukan data yang jelas. Seperti tempat dan waktu kejadian.
"Kalau alasannya tidak tahu tempatnya karena dibius kan susah juga," ujar Mahfud. ***
Artikel Terkait
Pengawas Pemilu Penting Memahami Regulasi dan Tahapan Pemilu
Lirik Lagu Lengkap Mario G Klau, Semata Karenamu 2, Sebenarnya Aku Siapa
Jalan Lintas Sumbar - Riau Putus Total, Ada Longsor dan Jalan Amblas, Masyarakat Disarankan Lewat Jalan Alternatif Via Kiliran Jao
Jalan Lintas Sumbar - Riau Putus Lagi, Warganet Sebut Jalan Tol Adalah Solusinya, Masih Ada yang Menolak Jalan Tol?
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Riau Raih Predikat Paripurna, Komite Mutu Tingkatkan Kualitas Pelayanan
4.466 Kendaraan Padati Tol Bangkinang - XIII Koto Kampar dalam Dua Hari Nataru
Youku Umumkan Drama Wuxia The Blood of Youth Season 2 Akan Segera Digarap, Pemerannya Masih Sama?
Kementerian Sosial dan Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Dampak Banjir di Desa Buluh Cina
Plt Kakanwil Kemenag: Jaga Kerukunan, Umat Kristiani Jadi Pelopor Moderasi Beragama di Riau
OP Ini Rincikan Perubahan Wajah Kim Yoojung Dulu dan Sekarang, Knetz Beri Pembelaan Savage: Dia Selebriti, Apa yang Kau Harapkan?