Indra Charismiadji, Jubir Anis Baswedan-Muhaimin Iskandar yang Ditetapkan Jadi Tersangka Pencucian Uang, Ternyata Punya Karir yang Mentereng

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Jumat, 29 Desember 2023 | 13:48 WIB
Indra Charismiadji dan Yustinus Prastowo.
Indra Charismiadji dan Yustinus Prastowo.

RIAUMAKMUR.COM- Indra Charismiadji menjadi sorotan pasca ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani masa penahanan mulai 27 Desember 2023 hingga 15 Januari 2024.

Indra Charismiadji merupakan Juru bicara Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Tim AMIN) dan Politikus Partai NasDem.
Indra Charismiadji ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Dia diduga terlibat dalam kasus dugaan penggelapan dana pajak, atau Tindak Pidana Perpajakan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca Juga: Eka Anugrah, Wanita Viral yang Sumbang 100 Unit Mobil untuk Pemenangan Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar, Kini Hidupnya tak Tenang Karena Dilaporkan

Baca Juga: Surya Paloh Khawatir Kasus Johnny G Plate Sarat Intervensi Politik, Langsung ‘Ditangkis’ Mahfud MD

Ia diduga dengan sengaja menerbitkan atau menggunakan faktur pajak tanpa dasar transaksi sebenarnya pada tahun pajak 2017-2019.

"Secara sengaja tidak menyampaikan surat pemberitahuan masa PPN atau tidak menyetorkan PPN yang dipungut, berdampak pada kerugian negara sebesar Rp. 1.103.028.418," ungkap Plh. Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakarta Timur, Mahfuddin Cakra Saputr, Kamis 29 Desember 2023.

Di tengah gemerlapnya kontestasi pemilu, tentu profil dan rekam jejak sang jubir dipertanyakan.

Baca Juga: Pelempar Telur ke Rumah Rocky Gerung Kini Menyesal, Pengakuannya Disampaikan di Depan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD

Rupanya Indra memiliki karir mentereng dan pernah menyandang beberapa jabatan penting.

Mengutip laman resmi miliknya indracharismiadji.com, Indra Charismiadji merupakan seorang putra yang lahir di Bandung pada 9 Maret 1976.

Alumnus University of Toledo, Ohio, AS, dengan gelar ganda di bidang keuangan dan pemasaran.

Baca Juga: Doni Monardo Meninggal Dunia, Ini Profil dan Daftar Karir Cemerlangnya, Pernah Jadi Paspampres, Ketua Satgas Covid-19 Hingga Komisaris Utama BUMN

Lalu, Indra melanjutkan studi di Dana University, Michigan, AS.

Setelah bekerja di perusahaan-perusahaan AS seperti Merril Lynch, Omnicare, dan Dana Corporation pada 2002, ia memutuskan kembali ke Indonesia.

Sejak tahun 2019, sang Jubir dulunya menjabat sebagai Direktur Eksekutif Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS).

Baca Juga: Profil Pj Bupati Inhil Herman, Kelahiran Tembilahan dan Istrinya dari Kuala Enok

Di samping itu, Indra aktif dalam berbagai organisasi pendidikan seperti:

- Direktur Utusan Khusus Pendidikan Vox Populi Institute Indonesia,

- Ketua Dewan Pembina di Perkumpulan Sekolah Digital Indonesia dan,

- Ketua Dewan Pembina di Harmoni Pendidik Pengajar Indonesia (HIPPER 4.0).

Baca Juga: Ini Profil Ramos Teddy Sianturi, Caleg DPR RI Dapil Riau 1 yang Hidupnya Penuh Perjuangan

Di dunia akademisi, karirnya tak kalah mentereng, sejumlah jabatan penting pernah dia embang, yaitu:

- Ketua Dewan Pembina di Asosiasi Guru Teknologi Informasi Indonesia (AGTIFINDO),

- Dewan Pembina Ikatan Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi PGRI (IGTKI PGRI) dan,

- Anggota kehormatan dari APACALL (Asia Pacific Association for Computer-Assisted Language Learning).

Jubir Tim AMIN ini juga pernah menyabet sebuah Penghargaan bertajuk "Anugerah Pendidikan Indonesia" dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) pada 2018 menandai salah satu prestasi menterengnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Sumber: Kilat.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X