Puti Jawanis, Ibunda Sutan Riska yang Punya Peran Besar Mendukung Anaknya Jadi Bupati Dharmasraya di Usia 26 Tahun, Dukungan Bunda Nomor Satu

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Sabtu, 20 Januari 2024 | 13:37 WIB
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska adalah kepala daerah termuda di Sumbar (Instagram @sutanriska)
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska adalah kepala daerah termuda di Sumbar (Instagram @sutanriska)

RIAUMAKMUR.COM - Hari ini, Sutan Riska kehilangan ibunya Puti Jawanis.

Ibunda Sutan Riska, Puti Jawanis, ternyata menjadi salah satu sumber kekuatan bagi Sutan Riska bertarung di dunia perpolitikan.

Bagaimana tidak, Puti Jawanis berhasil menjadikan anaknya Sutan Riska sebagai kepala daerah termuda, yakni di usia 26 tahun.

Baca Juga: Ibunda Sutan Riska Meninggal Dunia

Lantas, bagaimana peran sang ibu, Puti Jawanis, dalam menjadi support system Sutan Riska.

Dikutip dari Harian Haluan, melalui channel YouTube Sumatera Barat-The Best Halal Tourism Destination, Sutan Riska mengaku, awal dirinya tergerak untuk menjadi seorang Bupati Dharmasraya karena prihatin dengan kehidupan warga di sana. Utamanya soal fasilitas kesehatan.

"Bunda saya kan 2 kali seminggu harus cuci darah. Cuci darahnya itu dari Dharmasraya ke Kota Sawahlunto waktu tempuhnya itu kurang lebih 2 jam, dan sudah 4 tahun cuci darah," katanya.

Baca Juga: Megawati Akhirnya Bersuara, Pasca MK Putuskan Batas Usia Capres Cawapres

Ketika itu, Sutan menyadari, bahwa ada banyak warga Dharmasraya yang terpaksa harus bolak balik berobat ke Sawahlunto meski jaraknya cukup jauh.

Dirinya merasa miris, lantaran kebanyakan dari mereka adalah orang tidak mampu.

"Alhamdulillah Allah titipkan rezeki pada keluarga saya, punya mobil bisa bawa ibu kesitu. Nah warga kita yang hidupnya di bawah, ini yang miris sekali. Kemana pemda?" tanya dia.

Baca Juga: Ingin Pembangunan Riau Seperti Sumbar, Jadi Alasan Taufik Arrakhman Nyaleg di DPR RI, Riau Harus Punya Nilai Tawar yang Tinggi

"Sampai satu ketika, ada satu hari saya melihat seorang anak bawa motor, ibunya diikat pakai kain panjang. Dia bawa ibu berobat dan ini sangat miris," sambungnya.

Setelah melihat kondisi yang memprihatinkan itu, Sutan Riska merasa terpanggil untuk menjadi seorang bupati.

"Pulang dari sana saya sampaikan ke bunda, bunda kalau saya calon bupati gimana?" katanya mengenang awal perjalanan karirnya di birokrat.

Kala itu, umur Sutan baru berusia 25 tahun. Mendengar anaknya ingin maju, Puti Jawanis sempat ragu.

Baca Juga: Guspardi Gaus Soroti Netralitas ASN di Riau dan Sumbar, Minta Menpan RB dan Kepala BKN Segera Tegakkan Aturan

"Saya bilang apa sanggup? pikir dulu. Tapi katanya sanggup, Insya Allah. Akhirnya ya niniak mamak mendukung, semua masyarakat dukung dia, ya cobalah," kata Puti.

"Jadi dukungan dari bunda nomor satu," jawab Sutan.

Mendengar tekad bulat sang putra, Puti pun akhirnya memberi restu. Namun ia berpesan agar jangan menyalahgunakan amanah jika terpilih nanti.


"Ya udah, tapi jangan macam-macam, ini amanah," katanya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X