Ada yang Panik dengan Program Rp 100 Juta per-RT, Afwan: Mungkin Mereka Kurang Referensi

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 17:48 WIB
Ketua Biro Media Tim Pemenangan Syahrial - Andika (Sandi), Afwan Afandi,
Ketua Biro Media Tim Pemenangan Syahrial - Andika (Sandi), Afwan Afandi,

RIAUMAKMUR.COM, BENGKALIS - Ketua Biro Media Tim Pemenangan Syahrial - Andika (Sandi), Afwan Afandi, menegaskan bahwa program dana pembangunan Rp 100 juta per-RT yang ditawarkan pihaknya bukan program asal-asalan.

Diakui Afwan Afandi, pasca informasi tersebut viral, banyak masyarakat Bengkalis yang memberi tanggapan positif, dan tanggapan ini membuat kompetitor lain mulai resah.

Keresahan itu dibuktikan dengan munculnya tanggapan negatif, bahwa program ini adalah program yang tidak masuk akal dan hanya janji yang tidak mungkin bisa ditepati di Bengkalis.

Baca Juga: Antusias Masyarakat Bengkalis Terhadap Program Rp 100 Juta per-RT Makin Tinggi, Andika: Selama Ini Banyak Usulan Pembangunan Ditolak

"Betul, tanggapan negatif seperti itu sampai juga ke kami, ya kami melihat itu karena ada pihak-pihak yang resah, tapi minim referensi, sehingga asal bercakap," ujar Afwan, Rabu (9/10/2024).

Disampaikan Afwan, ada banyak calon kepala daerah menawarkan program yang sama, dan ada juga daerah yang sudah berhasil menjalankan program tersebut.

Dan berdasarkan informasi yang dihimpun, program itu terbukti efektif dalam memenuhi kebutuhan pembangunan di masyarakat.

Baca Juga: Masyarakat Keluhkan Pembangunan di Bengkalis Tidak Merata, SANDI Tawarkan Program Rp 100 Juta per-RT

"Kalau daerah lain bisa, kenapa kita tidak bisa? Jadi menurut saya, orang-orang pesimis yang menggiring opini bahwa ini tidak masuk akal, tidak usah terlalu dihiraukan. Mungkin mereka terlalu panik atau memang tidak mau membuat inovasi," tambahnya.

Afwan juga menyayangkan ada akademisi yang menyebut bahwa program ini bisa menjerat para Ketua RT ke ranah hukum. Menurutnya bahasa seperti itu adalah bahasa yang tidak baik karena menebarkan ketakutan.

"Kepada akademisi itu, pilih saja SANDI dulu, biar bisa kita buktikan program ini, usah takut-takut orang. Dan kami pastikan, akan ada pendampingan hukum dalam pelaksanaan program ini nanti," katanya.

Baca Juga: Program Rp 100 Juta per-RT yang Ditawarkan SANDI Dapat Antusias Tinggi dari Masyarakat Bengkalis, Banyak RT yang Curhat

Disinggung mengenai potensi anggaran yang dibutuhkan dalam mewujudkan program itu, jelas Afwan, sebenarnya sangat masuk akal karena APBD Bengkalis lebih dari Rp 4 T.

"Total jumlah RT di Bengkalis itu sekitar 3.000an, artinya hanya butuh Rp 300 Miliar. Program 1 Miliar 1 Desa sekarang itu memakan anggaran Rp 165 Miliar. Artinya hanya butuh tambahan Rp 150 Miliar lagi untuk mewujudkan itu," ujarnya.

"Kami ini kan bagian dari Paslon yang ingin melakukan perubahan, kami menerima laporan bahwa pembangunan tidak merata. Jadi solusinya, kami berikan kewenangan anggaran kepada RT, yang sebelumnya ada di Kepala Desa (Kades). Dan terbukti respons masyarakat bagus," tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X