Divisi Hukum Bermarwah Terima Laporan Intervensi Usaha Pangkalan Gas di Kampar

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Sabtu, 26 Oktober 2024 | 16:24 WIB
Anggota Divisi Hukum Muhammad Nefos.
Anggota Divisi Hukum Muhammad Nefos.

RIAUMAKMUR.COM - Dinamika pesta demokrasi selama tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur semakin kental terasa.

Baru-baru ini, Divisi Hukum pasangan Bersama Membangun Riau Abdul Wahid-SF Hariyanto menerima laporan dari simpatisan dan pendukung di daerah kampar.

Laporan yang diterima berupa intervensi terhadap izin usaha masyarakat yang bergerak di bidang pangkalan gas di Desa Siburuang, Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar.

Baca Juga: Jika Paslon Bermarwah Terpilih, Ini yang Dijanjikan SF Hariyanto kepada Warga Pangkalan Kerinci Timur Pelalawan

Intervensi yabg diduga dilakukan salah satu pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur itu tentunya sangat disesalkan. Hal itu disampaikan Anggota Divisi Hukum Muhammad Nefos kepada wartawan, Jumat (25/10/2024).

Menurutnya, aksi tidak terpuji tersebut idealnya tidak perlu dilakukan, karena mengekang hak berpolitik masyarakat dalam pesta demokrasi.

“Berikut kami sampaikan bahwa kami ada mendapat laporan dari masyarakat yang merupakan pendukung pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto yang diduga diintervensi. Bentuknya dengan menghambat aktivitas usaha yang sedang berjalan, yakni berupa pangkalan gas,” paparnya.

Baca Juga: Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau Tekankan Pentingnya Pendeteksian Kanker Payudara dan Serviks Sejak Dini

Diakuinya, hal itu diduga terjadi karena masyarakat atau pemilik pangkalan dengan inisilal SH tersebut memang sempat mengikuti kegiatan kampanye dialogis pasangan bermarwah.

Namun, pasca kegiatan tersebut aktivitas usaha maayarakat kecil itu mulai diintervensi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Mari sama-sama kita ajak seluruh pihak untuk melakukan pembelajaran politik yang santun dan bermarwah. Sudah tidak zamannya lagi ancam mengancam maupub mengintervensi seperti itu. Apalagi ini berhubungan dengan usaha masyarakat untuk menyambung hidup sehari-hari,” sambung Nefos yang sudah lama menekuni dunia pengacara itu.

Baca Juga: BNN Luncurkan Aplikasi Layanan Rehabilitasi Terintegrasi dengan Kemenkes

Tim Bermarwah juga meminta para stakeholder, dalam hal ini pihak Pertamina dan pihak terkait lainnya agar tidak bersentuhan dengan aksi-aksi yang dapat menciderai pesta demokrasi.

Serta mendukung netralitas dan pilkada damai yang sudah disepakati beberapa waktu lalu.

Dengan adamya laporan tersebut, tambah Nefos pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Pemenangan Pusat (TPP) pasangan Bermarwah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X