RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Riau menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) VII di Hotel Royal Asnof, Pekanbaru, Minggu (23/2/2025).
Hadir dalam Konferwil ini Wakil Ketua Umum GP Ansor, HM Fajri Al Farabi, Koordinator Wilayah GP Ansor Riau Kepri, Purwaji, Kabid Humas Polda Riau, Kakanwil Kemenag Riau, beberapa organisasi paguyuban, ormawa, dan banom Nahdlatul Ulama (NU), serta PC dan PAC GP Ansor se-Riau.
Dalam kata sambutannya, Ketua GP Ansor Riau, Timbul Pasaribu, mengatakan, kader GP Ansor harus terus bergerak terus menerus memperjuangkan bagaimana Ahlussunnah wal jama'ah bisa tetap bertahan di Indonesia, khususnya Riau.
Sebab, pada kenyataannya, ada begitu banyak paham yang masuk, yang suka mengkafir dan membid'ahkan ajaran yang selama ini diajarkan oleh para kyai NU.
"Sebagai kader GP Ansor, hal ini tidak boleh dibiarkan. Kita harus belajar dari Spanyol, 8 abad islam berjaya disana, tapi semua hanya tinggal cerita dan sejarah. Jangan sampai paham Ahlussunnah wal jamaah mengalami hal yang sama," ujarnya.
Kemudian, kader GP Ansor juga harus berkomitmen menjaga rumah besar Negara Kesatuan Republik (NKRI), yang sudah diwariskan oleh para leluhur dan kyai-kyai kita dan tidak boleh ada yang mengganti bentuk negara kita, apalagi dasar negara.
Dan itu sudah diterapkan oleh pendiri NU, KH Hasyim Asyari, dimana mencintai bangsa ini adalah bagian dari iman, dan jika nanti kita mati karena menjaga negara ini, maka kits akan masuk surga.
"Negeri ini sangat indah, penuh cinta dan kasih sayang, kita lahir disini, hidup disini, dan kita berkeinginan untuk dikuburkan di sini, jangan biarkan rumah besar kita dikacaukan orang yang ingin mengacau negara," katanya.
Usai acara, Timbul kepada wartawan mengatakan bahwa Konferwil ini adalah agenda wajib, dimana salah satunya adalah memilih Ketua GP Ansor Riau periode 2025-2030, dan dia diberi amanah oleh Ketua Umum GP Ansor untuk melaksanakan agenda ini.
"Alhamdulillah Konferwil terlaksana hari ini, diikuti 12 PC, dan 129 PAC. Kegiatan ini dilaksanakan sampai nanti malam. Semoga lancar, dan bisa musyawarah mufakat dalam memilih pengurus baru," katanya didampingi Sekretarisnya, Khoirul Huda.
Timbul sendiri tidak membatasi siapa saja kader GP Ansor yang ingin maju sebagai Calon Ketua, yang penting memenuhi syarat, yaitu usia tidak lebih dari 45 tahun, punya rekam jejak bagus, pernah jadi pengurus di PC maupun PW, dan sudah aktif selama 3 tahun.
"Yang penting loyal kepada organisasi dan bisa membawa organisasi lebih baik kedepannya. Kalau saya, sudah dipastikan tidak maju, karena saya pengurus pusat yang ditugaskan menggelar Konferwil saja," tutupnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum GP Ansor, HM Fajri Al Farabi mengapresiasi kepengurusan GP Ansor ini, terutama selama masa kepemimpinan Purwaji.
"Saya paham sekali bagaimana sulitnya sahabat Purwaji membangun GP Ansor di Riau, bahkan beliau ini pernah ngutang dalam rangka membesarkan organisasi ini, dan hasilnya kita bisa lihat bagaimana besarnya GP Ansor hari ini," katanya.
Purwaji sendiri, dalam kata sambutannya merasa bangga pernah menjadi Ketua GP Ansor Riau, apalagi dia bukan dari alumni santri dan bukan anak kyai.
"Pada tahun 2013, di akhir masa jabatan saya sebagai Anggota DPRD Kampar, hati saya tergerak ikut pengkaderan tingkat lanjut Banser. Sebenarnya yang memaksa itu ibu saya. Dan sampai hari ini, panggilan untuk ber-Ansor tak pernah surut," katanya.
Dia juga terkenang bagaimana perjuangan berkeliling di semua pelosok Riau, bahkan sampai ke Pulau Burung dan Pulau Panipahan, yang jarak tempuhnya sangat jauh.
"Tapi sekarang, ada lebih dari 10 ribu kader yang lahir dan tumbuh, seperti jamur di hari hujan. Saya meyakini Ansor lahir bukan karna hebat saya, tapi karena Ansor itu antivirus untuk yang mengganggu paham Ahlussunnah Wal Jamaah. Ketika ada gerakan yang mengacaukan itu, disitulah banyak kader lahir. Buktinya, PAC datang kesini tanpa bertanya di kasih ongkos atau tidak, Ansor tidak akan tenggelam selama iman dan keyakinan kita kuat," tutupnya.***
Artikel Terkait
Lapangan Kerja Minim, 35 Ribu TKI Kepulauan Meranti ke Luar Negeri Secara Ilegal, Ini Kata Gubri
Jisoo BLACKPINK dan Seo Inguk Dikonfirmasi Jadi Pasangan di Drama Romansa 'Boyfriend on Demand' Netizen Korea Soroti Aktingnya Lagi
Trend Positif, DPRD Riau Ingin Arya Duta Pekanbaru Berkontribusi Lebih Besar Untuk Riau
Tiga Hari Tayang, Drama The First Frost Cetak Heat Index Fantastis! Tertinggi di Youku Sejak 2024
Episode Terbaru Drama The First Frost Tuai Kontroversi Karena Ini, Netizen China Komentar Pro Kontra
Sinopsis Love and Sword, Drama Kostum Vengo Gao dan Xuan Lu yang Mulai Tayang 26 Februari
Retret Hari Kedua: Gubri Abdul Wahid Dalami Wawasan Nusantara dan Geopolitik
Kecelakaan Truk PT ERB Telan Korban, Gubri Abdul Wahid Sampaikan Duka dan Imbau Evaluasi Keselamatan
Hearts2Hearts Bagikan Teaser MV Debut 'The Chase' yang Menjanjikan! Dirilis Besok
Visualnya Tumpah-Tumpah! Komentar Pujian Netizen Korea Untuk Konsep Album Baru LE SSERAFIM HOT