Pro Kontra Pemilu Terbuka dan Tertutup, DPRD Riau: Aspirasi Rakyat Ingin Terbuka

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 30 Mei 2023 | 14:47 WIB
Ketua Komisi I DPRD Riau, Eddy A Mohd Yatim.
Ketua Komisi I DPRD Riau, Eddy A Mohd Yatim.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Eddy A Mohd Yatim, menyayangkan jika Pemilu 2024 dilakukan secara tertutup.

Menurut Eddy A Mohd Yatim, memang saat ini belum ada kepastian apakah Pemilu Legislatif akan dilakukan secara terbuka atau tertutup.

Namun, Eddy A Mohd Yatim mengharapkan agar Pemilu Legislatif tetap dilakukan secara terbuka.

Baca Juga: Pro Kontra Sistem Pemilu Terbuka dan tertutup, Marwan Yohanis Bilang Begini

Sebagaimana diketahui, isu Pemilu Legislatif yang dilaksanakan secara proporsional tertutup menyita perhatian publik, pasca Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Prof Denny Indrayana.

“Kalau balik lagi (tertutup) susah lah, aspirasi orang banyak kan minta Pemilu Terbuka. Cermin demokrasi itu masyarakat memilih yang dianggap bisa mewakilinya,” kata dia, Selasa, 30 Mei 2023.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Riau ini, masyarakat memilih orang yang berada dalam partai demi memperjuangkan masyarakat, sementara partai lah menjadi alat perjuangan itu.

Baca Juga: DPRD Riau Soroti Tiang Listrik yang Belepotan di Pekanbaru

“Tapi senadainya kalau dibalikkan ke Pemilu Tertutup itu ya balik ke pola Orba lagi. Kemunduran namanya. Tak ada artinya reformasi yang diperjuangkan mahasiswa dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Politikus Gerindra Marwan Yohanis, mengatakan Indonesia belum menemukan bentuk Pemilu yang pas, lagi sistem Pemilu terbuka dan Pemilu tertutup pernah dijalankan di negara ini.

Hasilnya, ujar Marwan, ada kekurangan dan kelebihan dalam setiap pilihan sistem itu, baik Pemilu terbuka, maupun Pemilu tertutup.

Baca Juga: 1.123 Bacaleg DPRD Riau Bakal Bertarung di Pileg 2024


"Misalnya, dalam sistem tertutup, ada anggapan bahwa kita membeli kucing dalam karung, yang tidak tahu dan kenal dengan siapa yang mewakili rakyat di parlemen," jelas Politikus Partai Gerindra ini, Senin, 29 Mei 2023.

Namun, di sisi lain partai tentu memiliki pertimbangan dalam menunjuk kadernya yang akan mewakili kepentingan rakyat di parlemen. Misalnya, kata dia, pernah mengikuti pelatihan A, B, C dan seterusnya.***

Artikel Selanjutnya

Cara Menanam Cabai Subur di Pot

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X