RIAUMAKMUR.COM, - Meski menguat di beberapa lembaga survei untuk menjadi Calon Wakil Presiden RI 2024, namun kemungkinan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju di Pilpres 2024 mendatang dinilai sangat sulit.
Ridwan Kamil sendiri dikait-kaitkan untuk maju mendampingi Bakal Capres dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.
Pengamat politik, Adi Prayitno menilai, peluang Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil untuk bersanding masih sulit.
Baca Juga: Resmi Jadi Kader Golkar, Ridwan Kamil Masuk Bursa Cawapres, Ungguli Sandi, Erick Thohir, AHY, dan Cak Imin
Pasalnya, persoalan capres-cawapres merupakan pembicaraan elit-elit partai, terutama ketua umum. Tapi, Adi merasa, melihat kecenderungan rata-rata cukup sulit bagi Ridwan Kamil mendampingi Ganjar Pranowo.
"Karena memang sampai hari ini Munas (Golkar) masih tetap memutuskan Airlangga Hartarto yang harus maju sebagai capres atau cawapres," kata Adi, Jumat (30/6).
Adi mengingatkan, itu hasil yang diputuskan Munas Golkar empat tahun lalu dan sampai hari ini belum diedit, dihapus atau diubah. Maka itu, RK bukan jadi jawaban jika PDIP tertarik menjadikan Golkar teman koalisi.
Baca Juga: Erick Thohir Paling Cocok Jadi Pendamping Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, merupakan jawaban yang sesuai amanat munas jika PDIP ingin mengajak Golkar berkoalisi. Bagi Adi, kondisi itu yang membuat ada semacam kesulitan secara politik.
"Golkar belum gabung ke PDIP dan capres Golkar bukan Ridwan Kamil," ujar Adi.
Meski begitu, ia menuturkan, kita tidak pernah tahu apa yang terjadi dalam dinamika politik ke depan menuju Pilpres 2024. Termasuk, belum menutup kemungkinan Golkar mengubah siapa capres-cawapres yang diusung.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Belum Pasti Didukung PAN, Erick Thohir Jadi Syarat
Apalagi, Adi menekankan, sudah ada pembicaraan serius PDIP dan Partai Golkar. Yang mana, telah pula dikonfirmasi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tentang partai-partai politik yang masih pikir-pikir.
Direktur Eksekutif Parameter Politik itu menambahkan, ini semacam pantun berbalas yang dilemparkan PDIP ke Golkar. Walau Ridwan Kamil pendatang baru, kader Golkar itu sudah masuk radar cawapres bagi Ganjar Pranowo.
Terlebih, Adi tidak menampik, secara statistik duet Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil memang menjanjikan kenaikan elektabilitas Ganjar. Duet ini diprediksi merajai Pulau Jawa karena meraup suara dari Jateng, Jatim dan Jabar.
"Tidak mengherankan kalau duet ini terwujud Pulau Jawa dikuasai," kata Adi.***
Artikel Terkait
Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru Imbau Pelaku Usaha Manfaatkan Subsidi Bungan Pinjaman 9 Persen
Program Spesial, CDN Gelar Honda At Family Day
Keluarga Besar PHR Sebar 124 Sapi dan 65 Kambing untuk Kurban, Disalurkan ke Masyarakat Rokan
BRIN dan Kementan Kembangkan Teknologi Pertanian JARWO SUPER, Solusi Hadapi El Nino
Idula Adha Momentum Kuatkan Pengorbanan Demi Indonesia Maju
Jang Dong Yoon Perankan Pembunuh Sadis, Inilah Sinopsis Film Devils yang Tayang 5 Juli
Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Koramil 14/Kepenuhan Lakukan Patroli Karhutla
Sekda Kota Pekanbaru Ingatkan PPDB Harus Bebas Pungli
Erick Thohir Paling Cocok Jadi Pendamping Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto
XL Axiata dan Link Net Bersinergi Dorong Penetrasi Internet Konvergensi