RIAUMAKMUR.COM - Setelah gembor-gembor apa yang akan dilakukannya jika menjadi Presiden/Wakil Presiden, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengklarifikasi pernyataannya.
Sebelum resmi berpasangan Anies Baswedan, Cak Imin dalam sebuah pertemuan PKB sempat menggemborkan janji akan menggratiskan BBM dan juga memberi uang tunai kepada ibu hamil.
Baca Juga: Sempat Kalah di Set Pertama dan Kedua, Tim Voli Putri Riau Akhirnya Menang 3:2 dari Sumsel
Namun, baru-baru ini, lewat sebuah percakapan siniar di kanal Youtube, ia mengklarifikasi janjinya tersebut.
Pada siniar yang ditayangkan 3 November 2023 mengakui kesilapannya mengutarakan janji bahwa BBM gratis untuk masyarakat.
Menurutnya pengutaraan janjinya soal gratis BBM yang beredar di media ada yang putus.
Baca Juga: Deretan Drama China Dylan Wang yang Bakal Tayang 2024
"Itu sebetulnya ada yang putus kalimatnya, gak mungkin BBM di gratiskan keseluruhan. Sebetulnya itu gratis untuk beberapa subsidi," ungkapnya.
Menurutnya beberapa subsidi itu termasuk bagi beberapa pelaku ekonomi seperti Ojek dan orang tidak mampu.
Menurutnya orang tidak mampu yang memiliki akses untuk bekerja akan menjadi prioritas di program tersebut.
Baca Juga: Lirik dan Makna Lagu Standing Next To You - Jungkook BTS
Sementara terkait janjinya untuk memberikan uang sebesar Rp 6 juta kepada ibu hamil, Cak Imin menyebut bahwa gagasan itu telah ditolak pasangannya Anies Baswedan.
"Itu juga ditolak mas Anies," ungkapnya.
Menurutnya berdasarkan rembukan dengan Anies Baswedan, program itu dijalankan dengan tidak memberikan uang tunai sekaligus ke ibu hamil, melainkan pemerintah ikut memfasilitasi ibu hamil.
Baca Juga: Mengenali Jenis-jenis Hama pada Tanaman