RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Riau, Firdaus, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dia dalam menjalankan amanah selama ini.
Hal tersebut disampaikan Firdaus dalam kata sambutan Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PW Pemuda Muhammadiyah yang ke 17, di Balai Serindit, Sabtu (25/11/2023).
Dikatakan Firdaus, Pemuda Muhammadiyah dituntut menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh, sehingga setiap penyelenggaraan kegiatan, ketangguhan itu sudah dibuktikan selama ini.
Baca Juga: Lanjutkan Semangat Fastabiqul Khairat, Pemuda Muhammadiyah Riau Gelar Pra Musywil, Ini Nama Calon Formaturnya
"Kadang dalam menyelenggarakan kegiatan, kita hanya bermodalkan basmalah, dan karena ketangguhan itu, berbagai program organisasi sudah kita jalankan selama empat tahun ini," kata Firdaus.
Dilanjutkan Firdaus, yang paling penting dalam program Pemuda Muhammadiyah adalah meningkatkan kaderisasi. Dan selama ini, program kaderisasi selalu dijalankan, hanya saja dia merasa kaderisasi belum terlalu optimal.
Dia berharap kaderisasi bisa ditingkatkan, sehingga kader-kader pemuda muhammadiyah bisa memberikan kontribusi bagi lingkungannya.
Dan keberlanjutan kaderisasi ini dia titipkan kepada pengurus PWPM nantinya.
Baca Juga: Supaya Politisi Tahu Batas, Muhammadiyah: Budaya Politik Harus Berbasis Tiga Nilai Ini
"Musywil ini semestinya dilaksanakan 2024, tapi kita paham bahwa Musywil ini adalah hal yang berat. Dan kita berpandangan bahwa yang berat mesti disegerakan," tambahnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada para orang tua di persyarikatan Muhammadiyah yang telah membina Pemuda Muhammadiyah selama ini.
"Dan mohon maaf kepada ayahanda semua, jika selama ini kami membuat kekhilafan," tutupnya.
Baca Juga: Video Klarifikasinya Bikin Situasi Makin Gaduh, Pemuda Muhammadiyah Sarankan SF Hariyanto Minta Maaf
Hadir dalam pembukaan Musywil ini Sekretaris Jenderal (Sekjend) PP Pemuda Muhammadiyah, Najih Prastiyo, Wakil Menteri ATR yang merupakan senior di Pemuda Muhammadiyah, Raja Juli Antoni, Sekretaris Daerah Provinsi, SF Hariyanto, Ketua PW Muhammadiyah, Dr Hendri Sayuti dan para tokoh muhammadiyah lainnya. ***