RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru, Misbah Ibrahim, mengungkapkan pentingnya upaya mitigasi dari seluruh instrumen dalam meminimalisir pelanggaran di Pemilu 2024.
Disampaikan Misbah Ibrahim, salah satu instrumen penting ini adalah partai politik, yang mana mereka adalah peserta Pemilu 2024.
"Partai politik kan punya tugas edukasi politik, dan inilah waktu yang tepat untuk melakukan itu, proses kampanye harus dimanfaatkan untuk mengoptimalkan peran pendidikan ini di Pemilu 2024," ujar Misbah Ibrahim, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga: Berkaca dari Kasus di Rupat dan Siak, Bawaslu Pekanbaru Pastikan Awasi Netralitas ASN
Masyarakat, jelas Misbah Ibrahim, harus diberi edukasi supaya demokrasi di Pemilu 2024 bisa melahirkan orang-orang yang berintegritas dan bermoralitas.
"Jangan sampai Pemilu 2024 dicederai dengan kecurangan, ini kan merugikan rakyat. Ratusan triliun sudah dianggarkan untuk mensukseskan pesta demokrasi ini," tuturnya.
"Jadi, menurut saya, jika edukasi politik dijalankan dengan maksimal, masyarakat akan pusat kesadaran politik yang baik. Dan ini jadi tanggungjawab kita bersama, agar tercapai apa yang menjadi tujuan Pemilu itu," tutupnya.***