RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Hardianto, meminta masyarakat untuk menghindari politik uang di Pemilu 2024.
Pasalnya, kata Hardianto, masyarakat harus menyadari bahwa Pemilu sangat penting untuk mentukan nasib anak cucu kedepan.
Hardianto bahkan mengutip pernyataan seorang ulama, yang menyebut bahwa pemberi dan penerima suap bukan dosa lagi, tapi neraka.
Baca Juga: Camat di Rupat Kena Demo Karena Cawe-cawe Politik, Hardianto: Kekuasaan Untuk Mengurus Rakyat, Bukan Memaksa Rakyat
"Jadi saya mengimbau masyarakat untuk memilih menggunakan hati nurani," kata Hardianto, Jumat (22/12/2023).
Selain itu, Anggota DPRD Riau Dapil Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti ini mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan orang-orang yang mencoba melakukan intervensi dan intimidasi terhadap pilihan politik.
Jika ada yang mencoba melakukan politik uang dan intimidasi, Hardianto mengimbau masyarakat untuk melaporkan hal tersebut kepada Bawaslu dan juga kepada kepolisian.
Baca Juga: Warga Pesisir Riau Masih Kesulitan Akses Air Bersih, Hardianto Harap Jaringan SR Segera Tuntas
Hardianto mengapresiasi Kapolda Riau, yang selama ini menurut dia cukup proaktif dalam menjaga kondusifitas Riau di dalam rangka menghadapi Pemilu 2024.
"Di Sumatera Utara kan sudah ada kasus Caleg main mata dengan penyelenggara, kita berharap ini jangan sampai terjadi di Riau, Kita apresiasi Kapolda Riau, yang konsen terhadap pelaksanaan pemilu yang damai, pelaksanaan yang fair dan sportif, tanpa ada money politik," jelasnya.***