RIAUMAKMUR.COM - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Abdul Wahid - SF Hariyanto (Bermarwah) yang diusung PDIP Riau disebut unggul sementara dari hasil penghitungan internal partai.
Ketua Koalisi Partai Pendukung Bermarwah, Kaderismanto mengklaim pasangan Wahid - Yanto unggul dalam real count Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau dengan perolehan suara 44 persen. Data tersebut terkumpul hingga Kamis (28/11/2024).
Adapun total suara yang sudah masuk mencapai 97 persen dari seluruh tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di kabupaten kota se Riau. Saat ini, masih ada sekitar 230 TPS lagi yang belum masuk data, diantaranya Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu.
"Alhamdulillah, perolehan suara pasangan Bermarwah, Abdul Wahid - SF Hariyanto mencapai 884.896 suara atau 44 persen. Ini dari total keseluruhan 1.997.756 suara yang masuk," jelasnya.
Ia merincikan bahwa perolehan suara pasangan Wahid - Yanto tersebut sangat jauh di atas perolehan dua rivalnya, yakni paslon M Nasir-Wardan dengan perolehan suata sebesar 31 persen atau 644.851 suara.
Sedangkan, paslon Syamsuar-Mawardi dengan perolehan suara sebesar 23,06 persen atau 468.009 suara.
Ia juga menegaskan, bahwa perolehan tersebut bukan hasil hitung cepat quick count, tapi real count sesuai perhitungan suara BSPD PDI Perjuangan.
"Insya Allah, hasil perolehan suara ini presisi dan sesuai dengan yang akan ditetapkan oleh KPU Riau mendatang," tegasnya.
Baca Juga: Tabligh Akbar Bersama UAS, Ribuan Pendukung Paslon Bermarwah Bergemuruh Teriakan Kemenangan
Sementara itu, Calon Gubernur Riau Abdul Wahid mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau yang telah mendukung paslon Bermarwah, termasuk para relawan dan saksi yang mengawal penghitungan suara.
"Kami ucapkan terima kasih kepada tim dan pihak-pihak yang sudah membantu merekap hasil Pilkada ini. Mudah-mudahan hasil real count BPSN PDIP ini bisa menjadi tolak ukur dan bahan pembanding nanti. Semoga hasilnya tidak jauh berbeda dengan hasil resmi KPU," ungkapnya.
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto meminta seluruh pihak untuk membantu melakukan pengawalan penghitungan suara. Baik mulai dari tempat pemungutan suara (TPS), tingkat kecamatan, hingga pleno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau.
"Kita juga harus siapkan data dan bukti-bukti hasil penghitungan suara kita, agar jika terjadi gugatan, kita sudah ada data dan buktinya," imbuhnya.