PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Riau, Syamsuar, yang sangat perhatian kepada sektor pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Ida Yulita Susanti menanggapi rencana Gubernur Riau, Syamsuar, yang akan membangun sekolah tingkat SMA di Kecamatan Binawidya, Pekanbaru tahun ini.
Menurut Ida Yulita Susanti, kebijakan yang diambil Gubernur Riau, Syamsuar, sangat tepat mengingat peningkatan jumlah penduduk di Panam yang kini dimekarkan jadi dua kecamatan, yakni Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani cukup padat.
Baca Juga: Baznas Salurkan Rp6 Miliar untuk Fakir Miskin, Gubernur Riau Syamsuar: Semoga Bermanfaat
"Wilayah padat tentu membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan keberadaan SMA Negeri memang sangat dinantikan masyarakat," kata Ida Yulita Susanti menanggapi kata sambutan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam safari ramadhan di Kelurahan Air Putih, Selasa malam (28/3/2023).
Apalagi, menurut Ida, dengan sistem zonasi yang diberlakukan saat ini, banyak orang tua kesulitan dalam mendaftarkan anaknya untuk melanjutkan sekolah.
"Tadi kan pak Gubernur juga sudah menyampaikan betapa pentingnya pengembangan SDM, beliau mencontohkan negara seperti Singapura yang maju karena SDM-nya hebat," tuturnya.
Sebagai Anggota DPRD Pekanbaru, Ida bahkan siap membantu gubernur dalam mencarikan lahan untuk dibangun sekolah tingkat SMA atau SMK.
Sementara itu, Gubernur Syamsuar, mengatakan, dirinya sangat sedih ketika mengetahui daya tampung sekolah tingkat SMA tidak sesuai dengan jumlah kelulusan sekolah tingkat SMP.
"Kalau ada uang, bisa lah masuk swasta, kalau tak ada uang orang tuanya, bisa putus sekolah anak-anak kita. Tahun ini ada tiga sekolah yang dibangun, salah satunya di Binawidya, tapi bisa juga dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Tuah Madani," katanya.
SMA yang akan dibangun nanti ini, lanjut Syamsuar, akan dibuka gratis karena sejak dilantik menjadi Gubernur Riau, biaya pendidikan di SMAN dan SMKN tidak lagi dibebankan kepada orang tua.