PEKANBARU - Tenaga Ahli Gubernur Riau Bidang Lingkungan Hidup, Jhony Setiawan Mundung, angkat bicara terkait polemik yang timbul dari pembelian mobil dinas listrik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Dikatakan Aktivis Lingkungan ini, penggunaan mobil listrik bukan untuk pamer, gagah-gagahan, namun pembelian mobil dinas listrik merupakan suatu keharusan dalam rangka penyelamatan bumi dari pengurangan emisi karbon.
"Mobil dinas listrik ini adalah soal bagaimana merawat dan mencintai lingkungan dan menyelamatkan rakyat dari bencana ekologis yang lebih dahsyat, kita di Riau ini punya konsep tentang Riau Hijau," kata Jhony, Rabu (5/4/2023).
Riau, jelas Jhony, punya ide dan gagasan besar untuk menyelamatkan lingkungan hidup yang sudah rusak parah, dan itu tercantum dalam visi Gubernur Riau tentang Riau Hijau.
"Riau Hijau itu bukan hanya sekedar penertiban dan penanggulangan perambahan hutan di Riau saja yang gencar dilakukan Polisi Hutan (Polhut) bersama KLHK dan Polda Riau," jelasnya.
Riau Hijau, sambung dia, juga bukan hanya sekedar menanam pohon di seluruh pelosok desa yang terus dilakukan oleh Pemprov Riau. Tapi ada banyak program untuk mensukseskannya.
"Namun ada yang perlu lagi untuk penyelamatan kerusakan lapisan ozon itu, yakni dengan Pemerintah Provinsi Riau ikut andil dalam penurunan emisi karbon," tuturnya.
Menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan menjadi semakin besar beberapa waktu belakangan ini. Emisi karbon atau indeks pencemaran udara akibat gas buang kendaraan bermotor semakin hari semakin tinggi
Hal tersebut juga memengaruhi keputusan dalam memilih kendaraan, yaitu mobil listrik.
"Kalau Pemprov tidak memulai dari sekarang tentu akan lambat tertanam di masyarakat akan pentingnya menggunakan mobil annti emisi karbon, yang disebut motor listrik atau mobil listrik ini."
Pemprov menggunakan motor dan mobil listrik ini, katanya, untuk memberikan contoh konkrit mengurangi emisi karbon, dibandingkan dengan pemprov masih tetap menggunakan kendaran tinggi emisi seperti sekarang.
"Kapan pemerintah harus memulainya kalau tidak sekarang, maka menggunakan mobil listrik ini menjadi sangat prioritas," tuturnya.
Di Tanah Air sendiri, penggunaan kendaraan dengan tenaga listrik sudah kian lazim. Tapi ada beberapa hal yang harus disosialisasikan dan diketahui oleh masyarakat luas, agar tidak gagal paham
"Kita harus mengetahui keunggulan dan manfaatnya terutama bagi lingkungan! Kelebihan Mobil Listrik untuk Pengguna dan Lingkungan," terangnya.
Berikut kelebihan menggunakan kendaraan listrik:
1. Lebih Gesit dengan Torsi Instan
Seperti yang kita ketahui, sifat mobil dengan mesin pembakaran internal sangat ramah lingkungan.
Jadi mobil akan terasa begitu gesit dan lincah saat dipakai dalam kondisi stop and go. Performa laju mobil listrik ternyata sangat baik.
2. Suara Mesin Tidak Berisik
Mobil dengan daya listrik adalah suara mesinnya lebih halus, senyap, dan bebas berisik.
Dengan begitu dapat menyetir dengan lebih nyaman dan berkonsentrasi di berbagai kondisi lalu-lintas atau jalan.
Dampaknya lagi, dengan suara mesin yang lebih halus, kabin mobil juga jadi lebih tenang. Alhasil nyaman ketika berkendara termasuk bagi penumpang lain. Mengobrol diskusi dan dialog pun jadi lebih mudah, atau ketika membawa penumpang anak-anak, mereka akan lebih mudah tertidur dalam kendaraan ketika perjalanan cukup panjang.
Satu kelebihan yang tak tersedia pada mobil berbahan bakar bensin/solar adalah mesin penggerak mobil nggak memicu getaran ke dalam kabin.
3. Bayar Pajak Lebih Murah
Beberapa waktu lalu pemerintah telah menetapkan stimulus demi meningkatkan penggunaan mobil listrik. Stimulus yang dimaksud, misalnya di Jakarta, pemerintah udah memberlakukan gratis Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) .
Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan PKB ini membuat pemilik mobil listrik hanya perlu membayar 10 persen aja.
Tentu ini adalah tawaran yang menarik terutama buat yang sudah lama mendambakan untuk membeli mobil listrik. Dengan stimulus tersebut, pemilik mobil listrik hanya perlu membayar pajak kurang dari 1 juta rupiah per tahun. Berapa besar penghematan anggaran Pemprov Riau nantinya?
4. Hemat Biaya Perawatan
Pemprov justru hemat perawatan mobil seperti ganti oli, radiator, dan seterusnya. Ini mengingat onderdil-onderdil mobil listrik tidak membutuhkannya, jadi lebih praktis.
Jadi Pemerintah Provinsi Riau bisa memotong pengeluaran rutin untuk perawatan mobil dikeluarkan pemprov selama ini untuk keperluan yang lain.
5. Ramah Lingkungan
Salah satu motivasi masyarakat Indonesia untuk beralih ke mobil listrik adalah manfaat mobil listrik bagi lingkungan yang besar. Apa aja?
Mobil listrik memang diklaim lebih ramah lingkungan. Pasalnya, mekanisme gerak kendaraan tersebut menggunakan daya listrik pada prosesnya.
Dengan begitu, mesin nggak menghasilkan pembuangan residu emisi CO2 (karbondioksida) dan CO (karbon monoksida).
Keduanya adalah zat pencemar udara yang berpotensi meningkatkan terjadinya efek rumah kaca dan pemanasan bumi. Karbon dioksida dan karbon monoksida juga punya efek yang berbahaya bagi kesehatan. Ini antara lain menghambat darah untuk mengikat oksigen, sehingga memicu berbagai gangguan organ dalam tubuh.
Dengan memilih kendaraan listrik kamu juga turut berpartisipasi dalam penghematan sumber daya alam yang tidak terbarukan yaitu minyak bumi. Apalagi saat ini kita semakin terancam dengan menipisnya ketersediaan minyak bumi karena jumlah manusia yang semakin banyak.
Seperti yang sudah disinggung, mesin mobil listrik tidak menimbulkan suara bising. Dengan demikian pemprov Riau juga turut berpartisipasi untuk mengurangi polusi suara yang mengganggu dan memicu stres bagi pengguna jalan lain.
6. Sekali Cas untuk Ratusan Km
Sekarang kita tak perlu beli BBM lagi kalau menggunakan mobil listrik, melainkan cukup dengan mengecas. Ini karena kendaraan listrik telah ditanamkan daya penampungan arus listrik yang besar.
Artinya kita cukup melakukan pengisian satu kali untuk menggunakannya dalam jarak jauh. Jadi tidak perlu antre panjang lagi di pom bensin dan tidak terpengaruh kalau harga BBM naik.
Untuk mengisi daya ke dalam kendaraan listrik, bisa dengan mengecasnya di rumah atau tempat-tempat pengisian baterai yang telah disediakan.
Terakhir, tidak jauh berbeda dengan pom bensin biasa, nanti kita juga perlu membayar untuk mengisi daya mobil listrik di SPKLU. Salah satunya dengan menggunakan LinkAja, yaitu aplikasi dompet digital dan e-money tepercaya yang memudahkan berbagai aktivitas keuangan kamu. Jadi nggak perlu repot lagi bawa uang tunai ke mana-mana, kan?
Maka begitu banyaknya kebaikan-kebaikan kendaraan listrik ini.***