politik

Survei SMRC, Usai Deklarasi PDIP, Ganjar Pranowo Unggul Tipis dari Prabowo Subianto di Kalangan Pemilih Kritis

Minggu, 7 Mei 2023 | 20:53 WIB
Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di sebuah kegiatan bersama Presiden Joko Widodo.

RIAUMAKMUR.COM, JAKARTA - Bakal Calon Presiden RI, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, mendapat dukungan terbesar dari kelompok pemilih kritis. Hal tersebut berdasarkan diungkapkan oleh Direktur Riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani.

Dikatakan Deni, dari hasil survei yang dilakukan SMRC pada 2-5 Mei 2023 lewat sambungan telepon, pihaknya menghubungi sampel melalui metode random digit dialing (RDD). Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto mendominasi.

Survei yang mengambil sampel 925 responden yang dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi dan screening ini, menurut Deni menempatkan posisi Ganjar Pranowo di angka 42,2 persen, dan Prabowo Subianto di angka 41,9 persen.

Baca Juga: Pasca Ditugaskan Megawati Jadi Capres, Banyak yang Antre Mau Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

"Margin of error survei diperkirakan kurang lebih 3,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling," ujar Deni, Minggu (7/5/2023) dilansir dari CNN Indonesia.

Deni menambahkan, hal ini mengindikasikan bahwa dukungan pada keduanya sangat seimbang pada survei pemilih krisis terakhir SMRC, yaitu 2-5 Mei 2023.

Deni mengatakan dalam simulasi head to head ini, Prabowo cenderung mengungguli Ganjar pada Maret sampai April 2023.

Baca Juga: Sempat Gaungkan Nama Erick Thohir, PAN Riau Siap Jika Dukungan Dialihkan ke Ganjar Pranowo

Namun, memasuki bulan Mei tepatnya pasca deklarasi Ganjar oleh PDIP, ia mulai mengimbangi Prabowo. Bahkan, dalam simulasi di antara yang mengenal keduanya, Ganjar telah menyalip Prabowo.

"Pada kelompok pemilih yang tahu kedua tokoh, Ganjar menjadi unggul atas Prabowo. Ganjar mendapatkan dukungan 46,4 persen suara, sementara Prabowo 38,8 persen. Masih ada 14,8 persen yang belum menjawab," terang Deni.

Sebelum ini, SMRC juga telah menggelar survei pada 18-19 April 2023 lewat sambungan telepon. Survei tersebut menyimpulkan dukungan kelompok pemilih kritis kepada PDIP dalam kurun waktu tiga tahun terakhir mengalami penurunan.

Baca Juga: Sambut Baik Keputusan PDI Perjuangan Usung Ganjar Pranowo, Kader PSI di Riau Tunggu Intruksi Giring

"Ada garis berwarna merah yaitu tren dukungan kepada PDI Perjuangan dalam jangka yang panjang, survei April 2020 sampai April 2023 terlihat ada penurunan dukungan terhadap PDI Perjuangan di kelompok pemilih kritis. Dari 23,1 persen di April 2020 menjadi 16,1 persen di April 2023," tutur Deni pada Selasa (25/4).

Nama Ganjar, Prabowo dan Anies Baswedan selalu menjadi tokoh politik yang diunggulkan untuk menjadi calon presiden 2024 berdasarkan survei sejumlah lembaga.

Dalam Survei Poltracking Indonesia periode 9-15 April 2023 misalnya, Prabowo menempati posisi teratas sebagai calon presiden dengan elektabilitas tertinggi.

Baca Juga: Mantan Sekda Kampar Ini Akan Berdarah-darah Menangkan Ganjar Pranowo di Riau


Dalam survei dengan simulasi 20 nama itu, Prabowo memperoleh elektabilitas 28,8 persen. Di urutan kedua ada Ganjar dengan elektabilitas sebesar 27,5 persen. Kemudian, Anies yang jadi bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan menempati posisi ketiga dengan elektabilitas 19,3 persen.

Kemudian, ada pula nama seperti Ridwan Kamil (3 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (2,8 persen), hingga Erick Thohir (2,3 persen).***

Tags

Terkini