RIAUMAKMUR.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi ogah merestui Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto.
Gibran yang kini masih menjabat sebagai Walikota Solo itu, sebelumnya memang sempat isukan untuk berdampingan dengan Prabowo Subianto sebagai Cawapres.
Ada beberapa pertimbangan yang menjadi alasan kuat Jokowi tak ingin putranya, Gibran Rakabuming Raka, mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024 sebagai Cawapres.
“Kata Pak Jokowi, Mas Gibran itu baru 2 tahun jadi Walikota,” kata Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di Jakarta, Kamis, 25 Mei 2023.
Budi menyebut, salah satu alasan yang diutarakan Jokowi, karena memang Gibran masih terlalu muda terjun ke dunia politik.
Dia yang mengaku dapat pesan itu dari Jokowi langsung saat bertatap muka dalam suatu kesempatan.
Budi menuturkan, nama Gibran Rakabuming Rama memang masuk dalam Cawapres Musra, terutama di beberapa daerah.
Namun demikian, pertimbangan lainnya yang mengganjal Gibran untuk tampil sebagai Cawapres, yakni usianya yang belum cukup umur.
Dalam peraturan perundang-undangan menyebut, bahwa usia minimal untuk mencalonkan diri sebagai Cawapres yakni 40 tahun.
Gibran Rakabuming Raka, adalah seorang pengusaha yang kini berkarir dalam dunia politik sejak dia menjabat sebagai Walikota Solo pada 26 Februari 2021.
Dengan demikian, Gibran terhitung baru 2 tahun menjalani kehidupan sebagai politisi, hingga saat ini.