politik

Kader Demokrat Dilarang Tandem Dengan Caleg Beda Partai, Ini Sanksinya Kalau Ketahuan

Jumat, 25 Agustus 2023 | 13:27 WIB
Ketua DPD Demokrat Riau, Agung Nugroho, bersama para pengurus partai

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Riau, Agung Nugroho, mengingatkan semua Bacaleg Partai Demokrat yang ada di Riau untuk bersama-sama membesarkan partai.

Hal tersebut disampaikan Agung Nugroho saat membuka acara Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) sekaligus orientasi Bacaleg DPC Demokrat Kabupaten Kampar, Jumat (25/8/2023).

Dikatakan Agung Nugroho, di Kampar sendiri ada sekitar 21 Kecamatan yang terdiri dari 251 desa. Artinya, Demokrat punya jaringan lengkap hingga ke tingkat desa.

Baca Juga: Usung Tagline 'Ayo Kembalikan Kejayaan Kampar', Demokrat Optimis Kadernya Jadi Ketua DPRD dan Bupati

"Di Kampar, tidak ada Ketua PAC yang maju, tapi saya tegaskan semua Bacaleg wajib melibatkan PAC, dan pengurus PAC boleh tandem dengan siapapun yang punya komitmen menghidupkan jaringan partai," ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau ini.

Penguatan jaringan partai ini, sambung Agung Nugroho, bertujuan untuk mengawal suara Partai Demokrat yang ada di TPS. Dan dia berharap, teknis penghitungan suara ini segera diatur oleh seluruh pengurus partai secara berjenjang.

"Kita mau punya sistem penghitungan suara yang real time, bukan lagi Quick count, dan sistem ini bisa diakses oleh semua Caleg nantinya," tuturnya.

Baca Juga: Supaya Suara Tak Hilang di TPS, Demokrat Riau Beri Pelatihan Bagi Pelatih Calon Saksi

Kemudian, jika ada yang terindikasi bertandem dengan caleg dari partai lain. Agung Nugroho menegaskan pihaknya tidak akan diam, dan akan melakukan penyelidikan.

"Kalau ada yang coba main-main, kami akan kumpulkan bukti, dan kalau itu terbukti, maka yang bersangkutan tidak akan kami lantik. Apalagi Kampar, kita serius untuk mengembalikan dua kursi kita seperti di 2014 kemarin," tuturnya.

Lebih jauh, Agung Nugroho mengimbau semua Bacaleg dan para pengurus partai agar mengajak anggota keluarganya untuk memilih Partai Demokrat di daerah mana saja.

Baca Juga: Diusulkan Demokrat, Nama Yenny Wahid Layak Diperhitungkan Jadi Pendamping Anies Baswedan

"Kita kerahkan kekuatan keluarga, misalnya bapak ibu Caleg di Dapil Kampar, ajak keluarganya yang di Pekanbaru untuk memilih Demokrat. Kalau tidak suka sama Caleg-nya, pilih Partai Demokrat saja," tutupnya.***

Tags

Terkini