Baca Juga: Para Astronom Heran Ada Bintang Melahap Planet, Ini Bisa Jadi Awal Kehancuran Alam Semesta
Selain itu, angin Matahari juga akan naik ke satu titik yang dapat menghancurkan medan magnet Bumi dan melepaskan atmosfernya.
Science Alert mengemukakan, tatkala peristiwa menakutkan yang akan terjadi pada 5 miliar tahun ke depan, “Kemungkinan manusia tidak ada lagi di Bumi.”
Jatah manusia di Bumi hanya sekitar 1 miliar tahun lagi.
Kecerahan Matahari meningkat hingga 10% tiap miliar tahunnya.
Dia maklum kalau ada yang berpendapat bahwa pernyataan ini sangat sepele. Namun angka tersebut mampu mengakhiri kehidupan di Bumi.
Jika hal itu, terjadi maka air laut akan menguap karena bumi terlalu panas. Tak kan ada lagi tempat untuk air menggenang.
Tahun 2008, dalam sebuah studi menyebut, beberapa juta tahun sebelum ekspansi awal Matahari, diperkirakan dia akan memangsa sisa batuan Bumi.
Testa menjelaskan, bahwa Matahari akan mulai melebur helium yang tersisa dari fusi hidrogen menjadi karbon dan oksigen, sebelum akhirnya runtuh ke intinya menyisakan nebula planet.
Kemudian, pada lapisan luarnya akan terbentuk mayat bintang seukuran Bumi yang sangat padat dan panas yang disebut dengan katai putih.
Setelah itu, sisa Matahari akan memakan waktu triliunan tahun untuk mendingin hingga akhirnya menjadi objek mati.***