Pj Bupati Kampar Serap Aspirasi Masyarakat

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 7 September 2023 | 12:40 WIB
Pj Bupati Kampar Serap Aspirasi Masyarakat
Pj Bupati Kampar Serap Aspirasi Masyarakat

RIAUMAKMUR.COM, KAMPAR - Pj Bupati Kampar H Muhammad Firdaus bersama dinas terkait melakukan silaturahmi serta kunjungan kerja dengan camat, para kepala desa, Ketua BPD dan tokoh masyarakat se Kecamatan Tambang. Kunker dipusatkan di Aula Kantor Camat Tambang, Rabu (6/9/2023). 

Kunjungan itu untuk melihat kondisi, situasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait permasalahan yang ada.

Firdaus mengatakan, di Kecamatan Tambang dan beberapa kecamatan lainnya yang sudah dikunjungi, banyak permasalahan kondisi sekolah yang perlu diperhatikan dan sentuhan dari Pemkab Kampar.

"Saya sudah mengajukan permohonan ke Kementerian Pendidikan dan sudah mendapat jawaban dari Bapak Menteri (Nadiem Makarim), bahwa pada tahun 2024 Kementrian Pendidikan mengalokasikan anggaran Rp52 miliar untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak dan tidak bagus se-kabupaten Kampar," ujar Firdaus.

Selain aspirasi masyarakat, dalam pertemuan ini Pj Bupati Kampar juga mendapat aspirasi dari Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal, Camat Tambang Jamilus dan Kades Sungai Pinang Usman. 

Aspirasi itu terkait alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan sawit. Sebab, saat ini alih fungsi lahan menjadi salah satu persoalan yang terjadi di Kecamatan Tambang.

Dalam sambutannya, Firdaus menyampaikan beberapa hal menjadi tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Mendagri Tito Karnavian melalui Gubernur Riau Syamsuar. 

Di antaranya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penurunan angka stunting, kerjasama menyukseskan Pemilu 2024, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta penanganan sampah.

"Selain itu juga terkait penyalahgunaan narkoba, agar ini menjadi perhatian kita bersama. Mari kita jaga masyarakat kita terutama para pemuda kita dengan memberikan langkah upaya atau strategi dalam pencegahan narkoba," ucap Firdaus.

Ketua DPRD Kampar Muhammad Fausal, ST menyampaikan dengan kunker ini bisa melihat langsung kondisi, potensi daerah, inovasi maupun permasalahan yang ada di kecamatan maupun di desa.

"Ini merupakan suatu langkah kita nantinya dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ke depan," kata Faisal.

Menurut Faisal, saat ini di Kecamatan Tambang sudah banyak terjadi alih fungsi lahan. Di mana dulunya sebagai lahan persawahan sekarang menjadi lahan perkebunan sawit. Hal ini merupakan akibat tidak tersedianya irigasi maupun kekurangan air di lahan persawahan.

"Melalui dinas terkait untuk menjadi perhatian kita bersama yang hurus kita prioritaskan, untuk mempertahankan lahan persawahan yang saat ini masih ada," jelasnya.

Selain itu, Faisal juga menyampaikan permasalahan yang terjadi saat ini diantaranya masih adanya galian C yang beroperasi. Juga adanya tumpukan sampah di beberapa titik yang masih bertumpukan dan masih banyak anak stunting di Kecamatan Tambang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X