RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Sebagai upaya untuk penguatan struktur kelembagaan, Komisi Yudisial Republik Indonesia berkunjung ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Pekanbaru, Jumat (15/9/2023).
Perwakilan Komisi Yudisial Rentauli Simanjuntak mengatakan, dalam menjalankan wewenang dan tugasnya, Komisi Yudisial menjalin kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat atau jejaring Komisi Yudisial dalam rangka penguatan kelembagaan antara Komisi Yudisial dan masyarakat sipil.
"Guna mendukung pelaksanan tugas Penghubung Komisi Yudisial di daerah, Komisi Yudisial juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk memenuhi infrastruktur sebagai kantor di setiap wilayah Penghubung Komisi Yudisial," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas sambutan Pimpinan dan Pegawai Kantor Basarnas Pekanbaru.
Pihaknya juga berharap kunjungan tersebut menjadi bentuk Benchmarking, untuk mengetahui bagaimana indikator suatu lembaga secara spesifik.
"Baik indikator kinerja dan lainnya sesuai dengan agenda kami sebagai penghubung kelembagaan," ujarnya.
Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengucapkan terima kasih dan merasa terhormat atas kunjungan tersebut.
Dalam pertemuannya dengan Komisi Yudisial, Budi Cahyadi memberikan pemaparan baik tupoksi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru beserta Program-progam yang akan dan telah dilaksanakan. ***
Artikel Terkait
Budi Cahyadi Jabat Kepala Basarnas Pekanbaru
Lembaga Yang Dikenal Sebagai Penyelamat, Basarnas Tidak Selamat Dari OTT KPK
Proses Hukum Tersangka OTT KPK Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi Akan Dilakukan Puspom Mabes TNI
Salahkan Penyelidik Dalam Kisruh OTT di Basarnas, Pimpinan KPK Disorot dan Dikecam
Presiden Tanggapi Biasa Polemik KPK dan TNI Terkait Penetapan Tersangka Kepala Basarnas
Kapal Tenggelam di Selat Malaka, Basarnas Pekanbaru Turunkan Tim Evakuasi
Pencarian Hari Kedua Kapal Tenggelam, Tim Basarnas Temukan Life Jacket
Tertimbun Longsor, Penambang Emas Di Kuansing Dalam Pencarian Basarnas
Warga Riau Ramai Pinjam Uang ke Pinjol, Nilai Transaksi Sentuh Rp716 Miliar Setahun
Lagi-lagi Kalah di Survei Pilpres, Anies Baswedan: Biasa Saja