RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau melaporkan bahaa perekonomian Provinsi Riau mengalami pertumbuhan yang kuat pada triwulan II tahun 2023.
Dalam data BPS Riau disebutkan bahaa berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, Riau mencatatkan angka sebesar Rp244,74 triliun, sementara dengan dasar harga konstan 2010, angka PDRB mencapai Rp135,99 triliun.
"Dalam perbandingan year-on-year, ekonomi Riau pada triwulan II-2023 tumbuh sebesar 4,88 persen," kata Plt Kepala BPS Riau Ajid Hajiji, Sabtu (16/9/2023).
Di mana, Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi menjadi andalan dengan pertumbuhan mencapai 12,19 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Luar Negeri memimpin dengan pertumbuhan mencapai 15,72 persen.
"Dari triwulan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Riau pada triwulan II-2023 tercatat sebesar 1,26 persen. Sektor Transportasi dan Pergudangan menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan mencapai 26,24 persen dari sisi produksi," jelasnya.
Di sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) memimpin pertumbuhan dengan 30,73 persen.
Tak hanya itu, ketika dihitung tanpa sektor migas, pertumbuhan ekonomi Riau pada triwulan II-2023 meningkat menjadi 5,48 persen year-on-year, menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,07 persen.
Secara spasial, Provinsi Riau memberikan kontribusi signifikan sebesar 4,81 persen terhadap perekonomian nasional pada triwulan II-2023.
"Dengan capaian ini, Provinsi Riau kini menduduki peringkat keenam dalam hal PDRB terbesar di Indonesia, dan merupakan PDRB terbesar kedua di luar Pulau Jawa," ungkapnya.
Perekonomian yang kokoh ini menandakan upaya keras dari sektor ekonomi di Provinsi Riau dalam menghadapi dinamika global.
Pemerintah dan pelaku ekonomi setempat diharapkan dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja positif ini untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang. ***
Artikel Terkait
BPS: 4.021 Wisman Masuk ke Riau Sepanjang Februari 2023
BPS Sebut Jalan Negara di Riau yang Rusak Berat Hanya 42 Kilometer, Apa Iya?
BPS: 3.474 Wisman Masuk ke Riau pada Maret 2023
NTP Riau 157,34, BPS: Daya Beli Petani Menurun pada April 2023
BPS: Riau Deflasi Bulanan 0,02 Persen pada April 2023
Data Terbaru BPS Soal Tingkat Pengangguran Terbuka di Riau, Turun atau Naik?
BPS Riau akan Laksanakan Sensus Pertanian 2023 pada 1 Juni - 30 Juli, 4.500 Petugas akan Dikerahkan
Jelang Iduladha, BPS Catat Impor Hewan Kurban Naik
BPS: Bensin dan Kelompok Transportasi Sumbang Inflasi Riau Juni 2023
BPS Sosialisasi Proyeksi Hasil Sensus Penduduk Kabupaten Kota 2020-2035 untuk Pembangunan Riau
Analisis BPS RI: Komoditas Pangan dan Tarif Sekolah Berpotensi Jadi Penyebab Inflasi Juli
BPS Catat Riau Inflasi 1,96 Persen pada Juli 2023
BPS Catat 4.027 Wisman Datang Berkunjung ke Riau pada Juni 2023
BPS: Neraca Perdagangan Riau Surplus US$ 1,45 Miliar pada Juli 2023
Ekspor Riau Juli 2023, BPS: Migas Turun, Nonmigas Naik
BPS: Bensin Jadi Pemicu Inflasi di Riau pada Agustus 2023