90 Persen Korban Gempa Bumi Afghanistan Kalangan Wanita, Disebut Sebab Aturan Taliban

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Minggu, 22 Oktober 2023 | 23:28 WIB
Ilustrasi wanita afghanistan (foto republika.co.id)
Ilustrasi wanita afghanistan (foto republika.co.id)

RIAUMAKMUR.COM - Sedih melihat nasib warga Afghanistan, terutama kalangan wanitanya dan anak-anak.

Bagaimana tidak, kaum wanita menjadi yang paling banyak jadi korban pada bencana gempa bumi.

Peristiwa gempa bumi melanda Afghanistan pada 7 Oktober 2023 silam.

Baca Juga: Gento SB19 'Panaskan' Panggung Konser Musik Playlist Live Festival 2023

Bencana ini meluluhlantakkan bangunan-bangunan di negar tersebut.

Distrik Zenda di Afghanistan jadi pusat gempa pertama yang paling dahsyat.

Rumah-rumah dihuni warga banyak rubuh akibat peristiwa gempa ini.

Baca Juga: Lagu Remix Dinyanyikan Saixse Dipakai Buat Konten Oleh Fuji An

Baru ini Perserikatan Bangs Bangsa (PBB) mengkonfirmasi bahwa 90 persen lebih korban dari bencana gempa ini adalah wanita dan anak-anak.

Aturan ketat negara tersebut berkaitan dengan gender, dimana dilarang terjadinya percampuran gender membuat banyak korban di pihak warga wanita.

Selain itu seorang dokter wanita bernama Salma (bukan nama sebenarnya) mengungkapkan bahwa pihak Taliban melarang pria menyelamatkan wanita dalam bencana itu.

Baca Juga: Daftar Pemenang Korea Popular Culture and Arts Awards 2023, Termasuk IVE, Stray Kids, NewJeans dan The Boyz

Selain itu, serangkaian aturan yang diberlakukan Taliban saat kembali memimpin di Afghanistan juga disebut media barat jadi penyebab.

Dalam laporan yang dituliskan BBC, pemberlakukan serangkaian tindakan yang melarang perempuan melakukan sebagian besar pekerjaan dan menempuh pendidikan setelah sekolah dasar jadi salah satu penyebab.

Kebijakan ini membuat sebagian besar wanita hanya berada di rumah kesehariannya bersama anak-anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X