RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Bono Surfing atau dikenal dengan Bekudo Bono di Sungai Kampar, Teluk Meranti, akan kembali digelar pada akhir November 2023.
Bekudo Bono atau Bono Surfing biasanya memang diadakan pada bulan Oktober atau November, saat Ombak Bono mencapai puncaknya.
Sedangkan, prediksi puncak Ombak Bono tahun ini adalah antara 27 November hingga 1 Desember. Ini pas untuk Bekudo Bono.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pelalawan, Dodi Asma Saputra SSTP mengatakan Bekudo Bono akan difokuskan di Teluk Meranti saja.
Acara ini akan lebih menonjolkan peselancar lokal, namun juga akan mengundang peselancar dari luar negeri.
Namun, untuk kehadiran peselancar internasional masih menunggu tanggal pasti dari pihak penyelenggara.
"Rencananya Bono Surfing akan kami gelar pada akhir November seperti sebelumnya. Dan tahun ini akan lebih menekankan pada Bekudo Bono untuk menonjolkan kultur aslinya," ungkap Dodi, Selasa (24/10/2023).
Untuk diketahui, Bekudo Bono selalu menarik perhatian peselancar dari seluruh dunia, termasuk James Cotton, Roger Gamble, dan Zig Van Der Sluys dari Australia.
Pada tahun 2016, ketiga peselancar asal Australia ini mencatatkan rekor surfing dengan mengatasi gelombang Bono sejauh 17,2 kilometer di Sungai Kampar, menciptakan rekor dunia untuk berselancar terpanjang.
Puncak bono atau gelombang tertinggi biasanya dapat diprediksi berdasarkan kalender bulan purnama atau kalender tarikh qomariyah.
Keunikan dari Bono Surfing terletak pada arah ombak yang berlawanan dengan arus sungai, menghasilkan tekanan yang kuat.
Berbeda dengan ombak besar di laut, tinggi Ombak Bono bisa mencapai 6 meter, membentang sekitar 300 meter, dengan kecepatan mencapai 40 km per jam.
Suara gemuruh gelombangnya memacu adrenalin.
Fenomena alam langka ini di Sungai Kampar terjadi karena pertemuan arus pasang laut dengan arus sungai.
Pada tahun 2022, peselancar dari berbagai belahan dunia berkumpul di lokasi bono, termasuk dari Rusia, Singapura, Inggris, Australia, Portugal, Austria, Jerman, dan negara lainnya.
Artikel Selanjutnya
Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasi
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasi
Simak, Manfaat Jus Buah Naga untuk Kesehatan Anda
10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan yang Tak Terduga
Matcha, Teh Hijau Khas Jepang yang Penuh Manfaat
10 Rahasia Merawat Kulit Agar Glowing
6 Camilan yang Cocok Dibawa Piknik dan Bersantai
Jangan Disepelekan, Ini Lho Manfaat Minum Air Putih Bagi Tubuh
Ciri-ciri Tubuh Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
Festivibes Now Boarding Sukses Meriahkan Jogja dengan 27.000 Komunitas KPop
Berkualitas Tinggi, Foto Konsep Album aespa 'Drama' Buat Knetz Takjub, Visual Ningning Bikin Salfok!
Fajar/Rian dan The Daddies Menang, Ini Lawan Mereka di Babak 16 Besar French Open 2023 Selanjutnya
Video Dukungan ke Palestina Viral, Marwan: Alhamdulillah, Itu Bukti Rakyat Indonesia Anti Penjajahan
Ini Smartphone Android Yang Bisa Pakai Teknologi eSIM
Beras Mahal dan Ada Isu Beras Palsu, Ini Kata DPRD Riau
Usai Dukung Prabowo Subianto, Ada Sinyal Kuat Demokrat Dapat 'Jatah' Menteri Dari Jokowi
Persiapan Pemilu 2024, Sebagian Logistik Sudah Sampai ke Kabupaten dan Kota di Riau
Tak Boleh Ragu-ragu, Kader Gerindra Wajib Menangkan Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming
Serunya, SB19 Ketemu ATin Indonesia di Cibis Park, Gempi Foto Bareng Pablo
BRI Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana Banjir di Rokan Hulu
Talas Ungu Rokan Hilir Jadi Produk Unggulan Ekspor di Riau