RIAUMAKMUR.COM - Jadi guru jujur berbakti memang makan hati. Namun, sosok guru banyak ciptakan menteri, profesor, dokter, insinyur pun jadi. Begitulah sepenggal lirik lagu berjudul "Oemar Bakri" yang dipopulerkan penyanyi Virgiawan Listanto atau dikenal dengan nama Iwan Fals.
Untuk diketahui, lagu “Oemar Bakrie” dirilis pada tahun 1981 silam. Begitu populer lantaran dianggap cocok dengan pesan anti kemapanan dan memperjuangkan rakyat kecil. Kondisi saat itu, kesejahteraan guru masih sangat minim, berbeda dengan kondisi sekarang.
Kini gaji PPPK guru diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 98 Tahun 2020. Untuk golongan terendah, yakni Golongan I: Rp 1.794-900 - Rp 2.686.200.
Sementara untuk golongan tertinggi, yakni Golongan XVII: Rp 4.132.200 - Rp 6.786.500. PP ini berlaku di seluruh pelosok Indonesia. Termasuk bagi guru yang mengabdi di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T).
Seperti yang kini dijalani guru SMA pulau terluar di Riau bernama Normayanti. Ia merupakan guru PPPK dengan golongan IX. Meski bekerja di tengah gelapnya fasilitas dan infrastruktur, namun memiliki semangat kerja yang luar biasa.
"Saya lulus PPPK 2022 lalu. Penempatan di SMA Negeri 3 Rangsang Pesisir sejak September," ucap Norma saat diwawancarai tim Media Center Riau, Kamis (2/11/2023).
Meski mengajar di daerah pulau terluar, alumni Universitas Riau tahun 2007 itu tetap semangat memberikan pendidikan terbaik untuk murid-murid SMA Negeri 3 Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Sebelumnya, Normayanti sempat menjadi guru honor selama 12 tahun di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti. Ia kemudian dinyatakan lolos sebagai guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ditempatkan di SMA Negeri 3 Desa Tanjung Kedabu, Rangsang Pesisir.
Normayanti menerima SK PPPK bersama 119 rekan seprofesinya. Mereka terdiri dari tenaga pendidik SMA/SMK/SLB di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Penyerahan SK diserahkan langsung oleh Gubernur Riau di SMA 1 Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Rabu (30/8/2023) lalu.
Panggilan hati menjadi modal utama perempuan berusia 34 tahun ini, untuk mengabdikan diri sebagai pendidik. Ia harus menempuh perjalanan 2,5 jam dari Tebing Tinggi untuk sampai di sekolah.
Bukan hanya persoalan waktu tempuh, ibu yang memiliki dua buah hati ini harus melewati selat untuk sampai di Desa Peranggas. Alat transportasi yang ia gunakan yakni kempang atau perahu kayu bermotor.
"Untuk sampai ke sekolah, harus berangkat dari ibu kota kabupaten menyeberangi selat. Berangkat pakai kempang atau perahu yang biasa dipakai masyarakat Rangsang menuju kabupaten, itu 30 menit ke Desa Peranggas," kata Normayanti.
Setiba di dermaga, Normayanti harus lanjut kembali ke Desa Tanjung Kedabu. Butuh waktu 2 jam untuk sampai ke lokasi dengan lewat jalan rusak, becek yang penuh tantangan. Ia melihat persoalan infrastruktur di daerah tersebut sangat minim. Tak hanya jalan rusak, penerangan, dan internet juga menjadi persoalan kemajuan di daerah tersebut.
Khusus pendidikan, Normayanti melihat motivasi peserta didik masih rendah. Terutama dengan metode pembelajaran yang kurang inovatif karena keterbatasan infrastruktur.
Artikel Terkait
368 Guru Honorer di Pelalawan Terima SK PPPK, Gaji Diupayakan Cair pada September
Orangtua Siswa Yang Ketapel Guru di Rejang Lebong Hingga Buta Ternyata Residivis Curanmor
Kisah Yanti Guru Honorer Jemput SK PPPK Pakai Kursi Roda
BPJS Ketenagakerjaan Bersama Kemenag Riau Gelar Penyuluhan Manfaat Program BPJS Bagi Guru MDTA
Sosok Hj Jammnah, Mantan Guru SD Wagub Riau yang Terbaring di RSUD
Diserahkan Gubri Syamsuar, 588 Guru di Rohil Terima SK PPPK Tenaga Pendidik
Disdik: Ratusan Guru SD Pensiun di Pekanbaru Akan Diganti Guru PPPK
Cetak Guru Bahasa Inggris Berkompetensi, Teflin Riau-Kepri Gelar Etic 2023
Merasa tak Bersalah, 44 Guru Stres Disuruh Kembali Uang, Ngadu ke DPRD Riau
Sudah 4.519 Guru Pemprov Riau Terima SK PPPK
120 Guru Honorer di Kepulauan Meranti Terima SK PPPK dari Gubernur Riau
Penyerahan SK PPPK Guru di 12 Kabupaten Kota di Riau Sudah Tuntas, Ini Rinciannya
Syahrial: Pak Khairul Umam Guru Saya, Hebat Sekali Kalau Saya Bisa Intervensi Beliau
Penyerahan SK Guru Selesai, BKD Riau Fokus Seleksi PPPK 2023
Pemerintah Siapkan 2.500 Beasiswa, PHR Hadirkan Guru Berwawasan STEM Cerdaskan Siswa
Gubernur Syamsuar Bersama Ribuan Siswa dan Guru SMA/SMK di Bengkalis Ikuti Jalan Santai
200 Guru SMP Asal Inhil Ikuti PTK IKA UPI Riau Kepri
Pengabdian ke Masyarakat, Prodi S2 Fisika FKIP Unri Latih Kemampuan Guru Fisika di Kampar
Pendaftaran Seleksi P3K Guru untuk Pelamar Kebutuhan Khusus Dipercepat
Pendaftaran Seleksi PPPK Guru Pemprov Riau Diperpanjang hingga 9 Oktober