Korban Jiwa Serangan Israel Capai 9.061 orang, 3.760 Anak-anak dan 2.326 Perempuan

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Jumat, 3 November 2023 | 10:34 WIB
Jumlah korban tewas akibat serangan brutal Zionis Israel ke Jalur Gaza hingga Kamis (2/11/2023) telah mencapai 9.061 jiwa. [foto: Associated Press]
Jumlah korban tewas akibat serangan brutal Zionis Israel ke Jalur Gaza hingga Kamis (2/11/2023) telah mencapai 9.061 jiwa. [foto: Associated Press]

RIAUMAKMUR.COM- Serangan brutal dari Zionis Israel di Jalur Gaza hingga Kamis (2/11/2023) terus menciptakan korban berjatuhan, dengan total 9.061 jiwa termasuk perempuan dan anak-anak.

Di hari ke-26 serangan zionis Israel, Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan dari total 9.000 lebih korban tewas itu termasuk 3.760 anak-anak dan 2.326 perempuan.

Kemenkes di Gaza juga menuturkan sebanyak 32.000 warga di wilayah itu terluka akibat gempuran Israel sejak 7 Oktober lalu.

Baca Juga: Israel Putus Jaringan Internet di Jalur Gaza, Ini yang Dilakukan Elon Musk

Kementerian itu juga memperkirakan sekitar 2.030 orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang hancur digempur Israel sehingga memungkinkan jumlah korban tewas akan terus bertambah.

Mengutip Anadolu Agency, Jumat (3/11/2023), juru bicara Kemenkes di Gaza, Ashraf Al-Qudra, menyebutkan bahwa Israel telah menargetkan untuk menyerang 68 rumah sakit dan 32 fasilitas kesehatan lainnya di Gaza hingga lumpuh total.

"Sekitar 58 rumah sakit dan 32 pusat perawatan primer kini terpaksa tidak berfungsi karena serangan Israel dan kekurangan bahan bakar," ucap Al-Qudra.

Baca Juga: Video Dukungan ke Palestina Viral, Marwan: Alhamdulillah, Itu Bukti Rakyat Indonesia Anti Penjajahan

"Serangan Israel menyebabkan 132 petugas medis tewas dan 25 ambulans hancur," ia menambahkan.

Sementara itu, juru bicara militer Israel Daniel Hagar mengeklaim telah berhasil mengepung Kota Gaza pada Kamis malam. Ia pun menegaskan tak akan ada gencatan senjata untuk saat ini.

"Pasukan Israel telah mengepung Kota Gaza, pusat organisasi teror Hamas," kata Hagari dikutip AFP, Jumat.

"Konsep gencatan senjata saat ini sama sekali tidak ada dalam pembahasan," lanjut dia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Sumber: Inilah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X