Kemendikbudristek Bekerjasama Kemenkes dan Kemenag Buat Perangkat Ajar Kesehatan Yang Masuk Platform Merdeka Mengajar

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Rabu, 6 Desember 2023 | 14:05 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi meluncurkan Perangkat Ajar Kesehatan dalam Kurikulum Merdeka
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi meluncurkan Perangkat Ajar Kesehatan dalam Kurikulum Merdeka

RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Perangkat Ajar Kesehatan dalam Kurikulum Merdeka.

Peluncuran ini bersaman dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengembangan Perangkat Ajar Kesehatan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti; Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, dan Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Arus Lalu Lintas di Jalan Tol Sumatera, Akan Ada Mobile Reader dan Top Up Asongan

Suharti menyampaikan dengan peluncuran ini para guru bidang kesehatan dapat memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang telah diluncurkan oleh Kemendikbudristek. Melalui platform ini, para guru dapat memasukkan materi-materi kesehatan yang nantinya dapat dipelajari oleh guru lainnya dan bisa berbagi pengalaman praktik baik yang dilakukan oleh para guru.

“Di platform ini materi-materi yang disusun oleh guru dikurasi oleh Kemenkes untuk nantinya bisa disebarluaskan ke guru-guru lain di seluruh Indonesia. Dalam platform ini guru-guru yang ada di daerah bisa belajar dari guru di perkotaaan, begitu juga sebaliknya,” ucapnya.

Baca Juga: Cara Mengatasi Keringat Berlebih, Tips dan Solusi

Melalui PMM ini, Kemendikbudristek berkomitmen akan mendiseminasikan perangkat ajar kesehatan kepada guru dan peserta didik. “Kita pastikan, perangkat ajar kesehatan ini bisa dikuasai oleh semua guru dan para siswa agar semuanya sehat untuk Indonesia Maju,” imbuhnya.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, bahwa peluncuran ini dimaksudkan untuk memastikan generasi muda Indonesia bisa sehat dan pintar, sebagai upaya mencapai Indonesia Emas 2045.

“Kita punya mimpi menjadi negara maju, sedangkan indikator negara maju itu spesifik, yaitu pendapatan per kapita 13.000 USD atau Rp15 juta per bulan. Nah untuk menjadi produktif tentu ada dua kunci yaitu sehat dan pintar,” ungkapnya.

Baca Juga: Arus Lalu Lintas di Jalan Tol Sumatera Diprediksi Meningkat di Momen Libur Akhir Tahun 2023

Sementara itu, Menag Yaqut meyakini peluncuran perangkat ajar kesehatan ini merupakan upaya baik terutama untuk menyongsong bonus demografi ke depan.

“Masa depan bangsa ini ada di tangan anak-anak muda yang sehat dan pintar. Mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan ini membawa manfaat yang baik bagi anak-anak kita dan bagi anak-anak bangsa dan tentu bagi kemajuan bangsa dan negara,” ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Sumber: Kemendikbud dan Ristek

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X