RIAUMAKMUR.COM - Dikabarkan gempa berkekuatan 7,1 skala richter (SR) melanda negara kepulauan Vanuatu, Kamis (7/12/2023).
Gempa ini diiringi dengan peringatan Tsunami yang terjadi sekitar pukul 12.56 GMT.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan gelombang berbahaya dari gempa ini mungkin terjadi dalam jarak 300 kilometer dari pusat gempa di sepanjang pantai Vanuatu dan Kaledonia Baru.
Meski begitu, sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan yang terjadi.
Pada kejadian gempa tersebut Departemen Meteorologi dan Bahaya Bumi Vanuatu juga telah memperingatkan penduduk di provinsi paling selatan Tafea untuk mengambil tindakan pencegahan, seperti berpindah dari pantai ke tempat yang lebih tinggi.
Survei Geologi Amerika Serikat awalnya melaporkan kekuatan gempa berkekuatan 7,3 SR dan kedalaman 35 kilometer, namun mereka segera merevisi laporannya.
Baca Juga: 5 Manfaat Seduhan Ketumbar untuk Kesehatan, Begini Cara Membuatnya
Dalam perkembangannya, peringatan tsunami di Vanuatu juga sudah dicabut.
Negara kepulauan Vanuatu kerap dilanda bencana gempa.
Negara kepulauan ini berada di daerah cincin api Pasifik.
Baca Juga: Fakta Menarik Trilogi Drama Fox Spirit Matchmaker: Shen Yue Bakal Jadi Ibu Gong Jun
Selain gempa, letak geografis negara ini membuat bencana badai, banjir dan semacamnya kerap terjadi di negara ini.
Artikel Terkait
Pasca Gempa Mentawai, Warga Sumbar Diminta Periksa Kondisi Bangunan Sebelum Masuk Rumah
BNPB: Dua Rumah Rusak Pasca Gempa Magnitudo 6,9 Mentawai, 8.137 Jiwa Masih Mengungsi
Gempa M 6.0 Guncang Barat Daya Pacitan, Terasa hingga ke Solo, Wonogiri dan Jogja
Guncangan Kuat Gempa M 6,4 Rontokkan Atap Sejumlah Rumah Warga Gunung Kidul
Tagar Gempa Trending Topik di Twitter Malam ini, Netizen: Semoga Dilindungi Allah SWT
Laporan Terbaru BNPB: 15 Rumah dan 4 Fasilitas Umum Mengalami Kerusakan Parah Akibat Gempa Bantul
Satu Warga di Bantul Meninggal Dunia Dampak Gempa Magnitudo 6,4
BMKG: Gempa Bumi Magnitudo 4.3 Guncang Kuantan Singingi
Gempa Bumi Kuantan Singingi Riau Jenis Gempa Dangkal
90 Persen Korban Gempa Bumi Afghanistan Kalangan Wanita, Disebut Sebab Aturan Taliban