RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memantau adanya penambahan populasi gajah sumatera liar di kantung gajah Giam Siak Kecil.
Terdapat delapan ekor anak gajah sumatera liar di kawasan itu yang keberadaannya terpantau oleh tim BBKSDA Riau.
"Kami sampaikan ada 8 anak gajah di Giam Siak kecil yang terpantau," ungkap Kepala Bagian Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin dikutip Kamis (14/12/2023).
Keberadaan delapan anak gajah sumatera liar itu terpantau pada tahun 2023 ini. Sebelumya keberadaan mereka sama sekali tidak terpantau.
"Ini hasil pantauan tahun 2023," kata Ujang.
Secara rinci BBKSDA Riau belum menerangkan atau merilis informasi ini, termasuk usia dan jenis kelaminnya.
Temuan ini menjadi angin segar bagi konservasi Indonesia. Populasi spesies yang dilindungi itu mulai bertambah.
"Kami edukasi masyarakat, hasil riset disebar, terkait bagaimana cara menjauhkan gajah dan harimau dari pemukiman," papar Solfarina dari RFS Riau.
Selain menjauhkan satwa dari pemukiman, dengan menanam tanaman yang tak disukai, ekonomi masyarakat secara tidak langsung juga terbantu dengan nilai ekonomi tanaman itu.
"Tanaman keras, kopi, jengkol, petai, matoa, durian, gaharu, pinang, dan tanaman lain yg kita distribusikan di kantong balai raja. Kita bentuk kelompok tani hutan juga untuk membantu perekonomian dengan nilai jual tamanan tersebut," paparnya.
Artikel Terkait
Carmen Lahirkan Bayi Gajah Jantan di Unit Konservasi Gajah Estate Ukui RAPP Pelalawan, Ini Penampakannya
Kabar Duka, Gajah Liar Ditemukan Mati di TNTN
Kabar Duka, Anak Gajah di PLG Minas Riau Ditemukan Mati
Momen Pengibaran Bendera di BKSDA Riau Libatkan Tiga Gajah
Gajah Bernama Lisa Melahirkan Anak Keempat di TNTN Pelalawan Riau
Malam Ini Ada Ustaz Das'ad Latif dan Opick di Jalan Gajah Mada Pekanbaru
Viral Gajah Nyebrang di Tol Pekanbaru - Permai, Ini Kata BBKSDA Riau
Penyebab Bayi Gajah Mati di Pelalawan, Sakit Akibat Luka Terjerat Tali Nilon