Kepala BKSDA Riau Genman S Hasibuan mengatakan, gajah itu pertama kali ditemukan karyawan perusahaan swasta dalam kondisi mati.
"Hasil identifikasi gajah jantan tersebut berusia sekitar 10-12 tahun dengan kondisi gading lengkap," kata Genman.
Tim yang melakukan pengecekan langsung juga tidak menemukan adanya luka di tubuh gajah atau bagian organnya yang hilang.
"Lokasi gajah tersebut ditemukan mati merupakan salah satu areal klaim atau areal terbangun yang sudah ditanami sawit oleh masyarakat yang berada di dalam areal konsesi HPHTI di Distrik Nilo Kabupaten Pelalawan, Riau," jelas Genman.
Sementara ini tim menyimpulkan, gajah diduga mati karena mengkonsumsi gula merah yang diduga dijadikan umpan untuk makanan gajah yang biasanya dicampur dengan zat yang mengandung racun.
Untuk memastikan dugaan tersebut, tim telah diturunkan untuk melakukan investigasi dan melakukan neukropsi untuk mengetahui penyebab kematian gajah.
"Hasilnya kematian gajah diduga karena keracunan yang menyebabkan gangguan terhadap saluran pernapasan dan peradangan pada saluran pencernaan dan lambung," ujar Genman.
Namun, tim menyisihkan organ dalam gajah untuk dilakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab kematian gajah.
"Selanjutnya kami akan melakukan pengumpulan bahan dan keterangan dan berkoordinasi dengan penegak hukum untuk upaya hukum lebih lanjut," kata Genman.
Genman menegaskan, bahwa gajah Sumatera merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi undang-undang.
"Kami menghimbau dan meminta kepada semua pihak agar memberikan perlindungan yang serius terhadap keberadaannya mengingat fungsinya sebagai salah satu faktor mempercepat pemulihan ekosistem hutan dan sebagai titipan untuk generasi mendatang," imbau Genman.***
Artikel Terkait
Gubri Syamsuar Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Pengurusan Izin Kebun Kelapa Sawit Warga Desa Rambah Muda
Gubri Syamsuar Salat Idul Adha di Masjid Raya Sultan Zainal Abidinsyah Rohul
Hadir di Haul Allah Yarham Syekh Masum Tambusai ke-62, Gubri : Tarekat Harus Dijaga dan Dipertahankan
Buka Kejurnas Dayung Junior, Gubri: Lahirkan Atlet Berprestasi dari Riau Untuk Indonesia
Gubri Syamsuar Harap Polri Pertahankan Suasana Aman Jelang Pemilu 2024
Gubri Syamsuar Tindaklanjuti Hibah Compact 2 MCC Amerika Serikat untuk Proyek Fasilitas Kapal Roro Dumai Rupat
Gubri Syamsuar Serahkan SK Pensiun Asisten III Joni Irwan dan Kadis DKP Herman
Gubri Minta Kelenteng Ing Hok Kiong Dijaga Kelestariannya
Panen Raya Cabai di Rohul, Gubri Syamsuar Beri Apresiasi Petani
Gubri Tegaskan Penanganan Karhutla di Tahun Politik Perlu Dicermati